Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Denpasar Tak Aman? Komplotan Begal Beraksi di Renon, Korban Dianiaya Secara Brutal

Denpasar Tak Aman? Komplotan Begal Beraksi di Renon, Korban Dianiaya Secara Brutal

Tayang:
Istimewa
BEGAL - Tangkap layar aksi pembegalan yang terjadi di kawasan Renon, Denpasar Timur, Senin 8 Juni 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aksi begal sadis menimpa seorang korban berinisial YAH (24) di kawasan Renon, Denpasar Timur.

Tak hanya motor yang dirampas, korban juga mengalami kondisi yang memprihatinkan akibat dikeroyok.

Pasalnya, korban sempat dikeroyok secara membabi buta oleh komplotan begal.

Peristiwa begal yang sempat viral di media sosial ini terjadi di Jalan Cok Agung Tresna Nomor 126, tepatnya di depan Ayam Goreng Saudi, Renon, Denpasar Timur, pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 03.40 WITA.

Baca juga: Tak Disangka Jadi Malam Terakhirnya di Denpasar, Pemuda Buleleng Tak Bersalah Tapi Nyawa Jadi Korban

Kasus begal ini telah resmi dilaporkan Polsek Denpasar Timur dengan nomor Dumas/203/VI/2026/SPKT.Unit Reskrim/Polsek Dentim/Resta Dps/Polda Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menegaskan bahwa selain fokus memburu komplotan begal, pihak kepolisian juga memberikan atensi terhadap korban.

Pasalnya, korban mengalami trauma fisik akibat penganiayaan berat di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Habisi Sri Rahayu di Jepang, Agung Buat Pengakuan Mengejutkan, Tubuh Korban Banyak Luka Tusuk

"Korban YAH mengalami luka fisik yang cukup serius akibat kekerasan di TKP. Mata kanan korban mengalami luka lecet dan bengkak akibat pukulan," jelas Kasi Humas, pada Selasa 9 Juni 2026.

"Selain itu, tulang rusuk sebelah kiri korban juga bengkak parah karena ditendang oleh para pelaku begal, serta terdapat luka lecet pada siku tangan kanannya," imbuhnya.

Kejadian tragis ini bermula saat korban baru saja pulang bermain biliar di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar sekitar pukul 03.00 WITA. 

Saat itu korban membonceng sepeda motor Honda GL warna hitam milik rekannya berinisial U. Di tengah jalan, mereka dipepet oleh dua orang yang mengendarai Honda Vario CW.

Menggunakan modus pura-pura meminta pertolongan dengan dalih "sesama orang timur", pelaku begal berhasil memancing korban untuk menghentikan kendaraannya. 

Namun, begitu keduanya berhenti, salah satu pelaku begal langsung menyerang dengan menarik kerah baju korban

Meski sempat mencoba menghindar dan memberikan perlawanan, korban akhirnya tumbang setelah menerima serangan bertubi-tubi.

"Korban sempat melawan, namun akhirnya terjatuh. Saat jatuh itulah kedua pelaku begal langsung memukul dan menendang tubuh korban, termasuk bagian rusuknya. 

Tak lama kemudian, teman-teman pelaku begal yang lain juga datang dan ikut mengejar korban serta temannya," papar Iptu Gede Adi.

Setelah korban tidak berdaya akibat dihujani pukulan dan tendangan, komplotan begal ini langsung menguasai dan membawa kabur sepeda motor Honda GL tahun 2011 tersebut ke arah Jalan Moh Yamin menuju selatan. 

Akibat aksi begal ini, selain menderita luka di bagian wajah dan rusuk, korban juga mengalami kerugian materiil sebesar Rp17.000.000.

Saat ini, Polsek Dentim bersama jajaran Polresta Denpasar terus melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna menyeret komplotan pelaku begal sadis ini ke ranah hukum. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved