Sampah di Bali
Perusahaan Roti di Denpasar Buang Sampah Sembarangan di Bypass Gianyar
Perusahaan kue yang cukup ternama yang bermarkas di Kota Denpasar, Bali, melakukan perbuatan tak terpuji di wilayah Kabupaten Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Perusahaan kue yang cukup ternama yang bermarkas di Kota Denpasar, Bali, melakukan perbuatan tak terpuji di wilayah Kabupaten Gianyar.
Perusahaan tersebut membuang banyak sampahnya secara sembarangan di pinggir Bypass Prof Ida Bagus Mantra kawasan Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh.
Beruntung aksi tersebut dipergoki oleh masyarakat setempat, lalu direspons cepat oleh Satpol PP Gianyar.
Baca juga: Ini 10 Tuntutan Forum Swakelola Sampah Bali, Sebut Pengiriman Sampah Masih Tersendat Jalan Rusak
Perusahaan yang memiliki sejumlah cabang, termasuk di Gianyar itupun harus berurusan dengan sanksi lingkungan.
Bukan hanya sanksi pembuangan sampah. Namun juga sanksi pelanggaran izin usaha.
Yakni cabang perusahaannya yang berada di Gianyar terungkap tidak mengantongi izin.
Berdasarkan informasi dihimpun di Dinas Satpol PP Gianyar, Selasa 27 Januari 2026, aksi tak terpuji tersebut diketahui Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 Wita.
Baca juga: Metode Kumpul Angkut Buang ke TPA Sudah Tak Relevan, Pentingnya Kelola Sampah Berbasis Teknologi
Teridentifikasinya perusahaan roti tersebut setelah petugas Satpol PP Gianyar memeriksa isi kantong sampah. Di dalamnya berisi roti dengan merek cifon cake dan tugu malang.
Kasatpol PP Gianyar, Putu Yudanegara membenarkan hal itu. Kata dia, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diteruskan oleh Kepala Desa Keramas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim deteksi dini Satpol PP Gianyar langsung turun ke lokasi memastikan kebenarannya.
Baca juga: SAMPAH Belum Memungkinkan Dibawa ke Bangli, Koster Minta Penutupan TPA Suwung Diundur Jadi November!
Di lapangan, kata dia, ditemukan banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan.
“Setelah kami telusuri, plastik sampah yang berserakan itu kami buka. Di dalamnya ditemukan kotak kemasan produk roti, di antaranya cifon cake dan tugu malang. Dari alamat yang tertera pada kemasan itulah kami melacak dan menghubungi pihak perusahaan,” ujar Yudanegara.
Setelah dihubungi, pihak perusahaan mengakui bahwa sampah tersebut memang dibuang oleh karyawannya ke wilayah Gianyar.
Sebagai bentuk itikad baik, perusahaan kemudian mengirimkan dua unit kendaraan pikap ke lokasi untuk mengangkut kembali sampah mereka.
"Membuangnya mungkin hanya sebentar, tapi untuk membersihkan sampah itu mereka butuh waktu lama. Dari pukul 21.00 sampai sekitar pukul 24.00 Wita mereka membersihkan, kami tunggu di lokasi. Mereka kami wajibkan memungut seluruh sampah sampai benar-benar bersih,” tegas Yudanegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Satpol-PP-Gianyar-Bali-mengungkap-perusahaan-roti-buang-sampah-sembarangan-52.jpg)