Cuaca Ekstrem di Bali
Cuaca Ekstrem Pengaruhi Interkoneksi Jawa-Bali, PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Gianyar
Pemadaman listrik mendadak terjadi di hampir semua kecamatan di Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (22/2) malam.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pemadaman listrik mendadak terjadi di hampir semua kecamatan di Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (22/2) malam. Kondisi tersebut pun dipertanyakan masyarakat, mengingat listrik merupakan kebutuhan primer, semua aktivitas tak bisa lepas dari listrik, termasuk jaringan internet.
Berdasarkan data diterima Tribun Bali dari PLN Bali Timur, Senin (23/2), diketahui bahwa gangguan listrik bukan hanya terjadi di Gianyar, tetapi juga di kabupaten/kota lainnya di Bali.
Dijelaskan bahwa gangguan terjadi pada pukul 19.39 Wita, dan diakibatkan cuaca ekstrem yang memengaruhi sistem interkoneksi Jawa–Bali. Dalam kondisi tersebut, sistem proteksi kelistrikan bekerja secara otomatis untuk mengamankan jaringan. Sistem proteksi ini berfungsi seperti pengaman pada instalasi listrik di rumah, namun dalam skala besar.
Baca juga: DARI 597 Sudah 425 Selesai 100 Persen, Penilaian Ogoh-ogoh di Badung Tuntas!
Baca juga: TPA Suwung Tutup, Gubernur Koster Panggil Wali Kota dan Bupati Badung Lagi, Denpasar Anggarkan Rp34M
Saat terdeteksi gangguan, sistem akan secara otomatis melepaskan sebagian beban untuk mencegah dampak yang lebih luas dan menjaga peralatan tetap aman.
Mengutip Siaran Pers PLN UIT JBM, gangguan tersebut sempat menyebabkan pelepasan sebagian beban sistem sebagai bagian dari mekanisme pengamanan saat gangguan terdeteksi, sebelum seluruh sistem kembali normal pada pukul 20.36 Wita.
Berdasarkan pemetaan sistem, gangguan terdampak di beberapa kabupaten/kota dengan konsentrasi wilayah antara lain Badung, Karangasem, Gianyar, Tabanan, Jembrana, Denpasar, Buleleng, Klungkung, dan Bangli. Wilayah dengan kepadatan terdampak terbesar berada di kawasan Badung dan Karangasem.
Di beberapa wilayah lain, gangguan bersifat penyulang, yakni hanya terjadi pada satu jalur distribusi listrik tertentu dari gardu induk ke kelompok wilayah tertentu. Artinya, dampak padam bersifat lokal dan tidak meluas ke seluruh kabupaten/kota, sementara wilayah yang terhubung pada jalur distribusi lain tetap normal.
Begitu gangguan terdeteksi, tim operator dan pemeliharaan PLN langsung melakukan pengamanan serta manuver sistem guna menjaga stabilitas tegangan dan mempercepat proses penormalan. Koordinasi intensif antarunit dilakukan untuk memastikan pasokan listrik kembali pulih secara bertahap dan aman.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel menjadi kunci keberhasilan pemulihan dalam waktu singkat.
“Seluruh tim bergerak cepat sejak awal gangguan terdeteksi. Koordinasi dilakukan secara intensif agar proses penormalan dapat berlangsung aman dan terkendali. Pada pukul 20.36 Wita, sistem kelistrikan Bali kembali normal 100 persen,” ujar Eric.
Dengan demikian, total waktu pemulihan berlangsung kurang dari satu jam sejak gangguan terjadi. Selama proses tersebut, seluruh pembangkit berada dalam kondisi aman dan sistem tetap stabil. (weg)
Sampaikan Permohonan Maaf
Menanggapi informasi yang beredar mengenai adanya pemadaman bergilir selama satu pekan di Bali, PLN menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
PLN tidak menerapkan dan tidak merencanakan pemadaman bergilir. Saat ini sistem kelistrikan Bali dalam kondisi normal dengan daya mampu yang mencukupi kebutuhan pelanggan.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan sebagian pelanggan selama gangguan berlangsung.
Peristiwa ini menjadi evaluasi bersama untuk terus memperkuat sistem dan meningkatkan ketahanan jaringan, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
| Volume Air Sungai di Jembrana Meningkat Drastis, Warga Dihantui Banjir Bandang |
|
|---|
| Musim Kemarau di Jembrana Diprediksi Mulai April, 6 Bulan Sangat Panas Hampir Tidak Ada Hujan |
|
|---|
| Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 2 Jam ke Depan, Berikut Daerah yang Perlu Diwaspadai |
|
|---|
| Pasca Banjir, Siswa SDN 18 Sesetan Denpasar Gelar Bersih-bersih, Kepsek: Besok Belajar Biasa |
|
|---|
| BPBD Bali Sebut 350 Orang Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrem, Koster: Warga Hati-hati Saat Bepergian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-Unit-Pelaksana-Pengaturan-Distribusi-Bali-sedang-melakukan-kordinasi-58.jpg)