Berita Gianyar
Stunting di Gianyar Bali Kini 4,5 Persen, Tekan Stunting Lewat Pembagian Susu
Peran Posyandu sebagai layanan dasar masyarakat sangat penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Gianyar melaksanakan kegiatan pendistribusian susu bagi balita sasaran stunting pada Rabu 25 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan status gizi serta mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, menyebutkan bahwa bantuan susu ini diberikan kepada 115 balita sasaran stunting di beberapa desa, yaitu Desa Singakerta, Desa Puhu, Desa Kelusa, Desa Taro, Desa Kedisan, Desa Pejeng Kaja, dan Desa Manukaya.
"Pendistribusian susu ini mengacu pada hasil pemeriksaan serta rekomendasi dokter ahli gizi, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Gelar Posyandu 6 SPM, Beri Layanan Terintegrasi dari Kesehatan, Pendidikan, hingga Sosial
Surya Adnyani menambahkan bahwa peran Posyandu sebagai layanan dasar masyarakat sangat penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Oleh karena itu, peran aktif kader Posyandu dan kader PKK diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanganan stunting.
Surya Adnyani mengungkapkan Gianyar saat ini telah mencapai penurunan angka stunting secara nasional, sehingga Gianyar menduduki predikat terbaik kedua.
Dengan tren penurunan yang positif hingga mencapai 4,5 persen, ditegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah terkait, kader PKK, hingga kader Posyandu di seluruh wilayah.
“Peran Posyandu sebagai layanan dasar masyarakat sangat penting, khususnya dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, serta pemberian edukasi gizi bagi bayi, balita, dan ibu hamil. Oleh karena itu, peran aktif kader Posyandu dan kader PKK diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanganan stunting,” tegasnya.
Surya Adnyani mengharapkan pendistribusian susu tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi balita dengan baik, sehingga mampu mendukung pertumbuhan yang sehat dan optimal serta berkontribusi pada percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gianyar. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Stunting-di-Gianyar-Bali-Kini-45-Persen-Tekan-Stunting-Lewat-Pembagian-Susu.jpg)