Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tersengat Listrik di Bali

ASTAGA! Pekerja Tersengat Listrik Saat Pasang Reklame di Ubud, Alami Luka Bakar 65 Persen

Peristiwa ini menyebabkan korban mengalami luka bakar serius, hingga 65 persen dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Tayang:
tribun bali/dwisuputra
ILUSTRASI - Dia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 16.50 Wita, tepatnya di simpang empat Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud.  

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kecelakaan kerja terjadi di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, saat seorang pekerja tersengat listrik tegangan tinggi ketika memasang papan reklame, Rabu 15 April 2026 sore.

Peristiwa ini menyebabkan korban mengalami luka bakar serius, hingga 65 persen dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara saat dikonfirmasi, Kamis 16 April 2026 membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 16.50 Wita, tepatnya di simpang empat Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud

"Korban diketahui bernama Kariyadi (45), pekerja swasta asal Malang, Jawa Timur," ujar Kapolsek.

Baca juga: TERIAKAN Ibu Didengar Sridana, Rumah Lansia Terbakar, Sukrini Alami Luka Bakar di Tangan dan Kaki

Baca juga: CURIGA Posisi Tidur Tak Berubah Hingga Tengah Malam di Bale Bengong Setra Denpasar, Ternyata Tewas

Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan pihaknya, diketahui kecelakaan bermula saat korban bersama tiga rekan lainnya memasang plang papan nama Neon Box Coco Supermarket sejak pukul 13.00 Wita.

Saat itu, korban naik ke atas untuk melakukan pengelasan rangka besi papan reklame yang posisinya berdekatan dengan jaringan listrik tegangan tinggi.

Salah satu saksi, Rendi Tomasui (23), menyebutkan bahwa saat proses pengelasan berlangsung, tiba-tiba terdengar suara ledakan disertai padamnya aliran listrik di sekitar lokasi. Korban kemudian terlihat tergantung di antara tiang penyangga dan kabel listrik.

Rekan-rekan korban segera melakukan evakuasi dan membawa Kariyadi ke Rumah Sakit Windu Husada Mambal, Badung untuk mendapatkan penanganan awal.

Sebab RS tersebut paling dekat dengan TKP. Lalu, sekitar pukul 23.00 Wita, korban dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah guna mendapatkan perawatan lebih intensif.

"Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar pada kepala, tangan, dan bahu kiri dengan tingkat keparahan mencapai 65 persen," ujar Kapolsek.

Dijelaskan bahwa pekerjaan pemasangan reklame tersebut, diketahui dikerjakan oleh pihak kontraktor yang beralamat di Renon, Denpasar.

Dijelaskan bahwa dalam pengerjaan proyek tersebut, pihak kepolisian menemukan adanya dugaan kelalaian, sehingga terjadi peristiwa tersebut.

Di mana sebelum kejadian, korban disebut telah diingatkan terkait resiko bekerja di dekat jaringan listrik tegangan tinggi. Namun, korban tetap melanjutkan pekerjaan tanpa memerhatikan standar keselamatan kerja secara maksimal.

Selain itu, pekerja diduga tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm kerja serta tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak PLN.

"Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif, sementara kami masih terus melakukan pendalaman terkait insiden tersebut," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved