Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Buleleng

TERIAKAN Ibu Didengar Sridana, Rumah Lansia Terbakar, Sukrini Alami Luka Bakar di Tangan dan Kaki

Tak berselang lama satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Kobaran api berhasil dipadamkan pukul 22.00 Wita. 

Tidak Ada/istimewa
KEBAKARAN - Kondisi rumah Ketut Mudrawa pasca kebakaran, Kamis (11/2). Kebakaran mengakibatkan kerugian materiil Rp50 juta dan Sukrini alami luka bakar di tangan dan kaki. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang lansia 60 tahun asal Banjar Dinas Pendem, Desa Alasangker Kecamatan dan Kabupaten Buleleng mengalami luka bakar di tangan dan kaki. Sebab nenek bernama Ketut Sukrini ini berupaya menyelamatkan barang-barang saat rumahnya terbakar. 

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Rabu (11/2) sekitar pukul 21.30 Wita. Rumah berukuran 6x7 meter itu dihuni oleh pasangan lansia bernama Ketut Mudrawa (71) dan istrinya Ketut Sukrini.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal peristiwa ini. Malam itu anak korban bernama Komang Sridana mendengar teriakan minta tolong ibunya. Pria 37 tahun tersebut segera mendatangi rumah orang tuanya yang berjarak kurang lebih 50 meter.

"Saksi melihat kobaran api dari atap rumah orang tuanya. Sehingga saksi dibantu tetangga sekitar bergegas memadankan api dengan alat seadanya," jelasnya. 

Baca juga: Buleleng Kekurangan 1.056 Guru, Dapodik Dikunci, Kebutuhan Guru di Buleleng Sulit Diisi Honorer

Baca juga: 11 KASUS Positif Rabies di Awal Tahun 2026, Kecamatan Mendoyo Masih Mendominasi

Tak berselang lama satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Kobaran api berhasil dipadamkan pukul 22.00 Wita. 

Pihak kepolisan memasang garis polisi pasca-peristiwa kebakaran, kemudian meminta keterangan saksi-saksi. Dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat hubungan pendek arus Listrik pada instalasi listrik di plafon di atas kamar yang terbakar.

Akibat peristiwa kebakaran, sejumlah barang berharga memilik pasangan lansia ini ludes terbakar. Salah satunya uang tunai pecahan Rp100 ribu senilai Rp15 juta. 

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Buleleng, Gede Arya Suardana, secara total kerugian materiil akibat kebakaran ini mencapai Rp50 juta. Tak hanya rugi materiil, kebakaran juga menyebabkan korban luka. 

"Pemilik rumah atas nama Ketut Sukreni mengalami luka bakar di tangan dan kaki, sebab saat kebakaran korban sempat berusaha menyelamatkan barang-barang di kamar yang terbakar. Walau demikian korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved