Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kecelakaan di Gianyar

Truk Pasir ‘Rebah’ Di Jalan Raya Sayan Ubud Bali, Tutup Setengah Jalan

Beruntung dalam kecelakaan tunggal tersebut, Pasek masih selamat, tidak mengalami luka. Dia hanya mengalami syok.

Tayang:
Istimewa
Lakalantas: Truk bermuatan pasir menutup setengah Jalan Raya Sayan, di Banjar Pande, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Bali, Rabu 3 Juni 2026. Truk Pasir ‘Rebah’ Di Jalan Raya Sayan Ubud Bali, Tutup Setengah Jalan 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Nasib apes dialami I Komang Pasek asal Kabupaten Karangasem, seorang sopir truk bermuatan pasir, Rabu 3 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 Wita. 

Perjalanannya membawa pasir ke sebuah proyek rumah di Banjar Pande, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, mengalami kendala berat.

Ban truk yang dikemudikannya dari Karangasem, terjerembab hanya sekitar 10 meter dari proyek pemesan. 

Akibatnya, truknya rebah hingga menutup akses jalan utama Sayan - Payangan. 

Baca juga: VIDEO Gagal Salip Truk di Kalianget Buleleng Bali, Avanza Angkut Dua WNA Alami Kecelakaan

Material pasir yang diangkutnya jatuh berserakan ke tanah, dan beberapa di antaranya hanyut karena di tempat truknya rebah, terdapat aliran irigasi.

Akibat kecelakaan tunggal ini, arus lalu lintas menjadi krodit. Sebab jalur tersebut merupakan jalur sibuk pariwisata maupun jalur perdagangan. 

Kendaraan dari selatan yang diarahkan masuk ke jalan Banjar Baung, menyebabkan akses jalan banjar tersebut menjadi lumpuh.

Beruntung dalam kecelakaan tunggal tersebut, Pasek masih selamat, tidak mengalami luka. Dia hanya mengalami syok.

Pasek menjelaskan, sebelum insiden terjadi, ia hendak memundurkan truk untuk menuju tempat penurunan pasir. 

Namun pinggiran jalan berupa beton yang di bawahnya terdapat aliran irigasi, tiba-tiba jebol hingga menyebabkan truknya rebah.

"Tadi pas mau mundur, tiba-tiba betonnya jebol. Saya tidak kenapa-kenapa, tidak ada luka," ujarnya dengan panik.

Pasek mengatakan dirinya baru pertama kali mengirim pasir ke proyek tersebut. 

"Tumben ke sini, biasanya teman saya," jelasnya.

Terkait proses evakuasi, Pasek mengatakan dirinya menunggu bantuan truk, yang nantinya untuk menarik truk rebah agar kembali ke posisi normal. 

"Nanti truknya ditarik pakai truk, ini masih menunggu truk bantuan datang," ujarnya.

Pemilik proyek, Agung, mengatakan kendaraan berat sudah berkali-kali melintas di jalur tempat truk terperosok. 

"Saya beli pasir, mau dipakai membangun rumah. Sudah sering keluar masuk truk muatan. Tapi tumben terjadi seperti ini," ujarnya.

Aparat kepolisian telah berada di lokasi, mengatur lalu lintas serta memberikan arahan pada sopir truk, agar proses evakuasi bisa berjalan lancar. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved