Berita Jembrana
Dewan Jembrana Sidak Pabrik Limbah B3 di Pengambengan, Cek Perizinan hingga Proses Pengolahan Limbah
Adalah tindaklanjut dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), bahwa pabrik tersebut beroperasi tanpa izin resmi.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah pabrik pengolahan limbah B3 di kawasan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (11/12).
Adalah tindaklanjut dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), bahwa pabrik tersebut beroperasi tanpa izin resmi.
Namun, di lapangan justru mendapat temuan berbeda.
Baca juga: LONGSOR dan Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Buleleng & Jembrana Bali, Simak Beritanya!
Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan setelah menerima laporan dari LSM tersebut.
"Setelah kita cek dan turun ke lapangan, kami dapat memastikan bahwa perizinan perusahaan tersebut sudah lengkap.
Terakhir, terkait dengan Sertifikat Lingkungan Hidup (SE) dari kementerian, pemberitahuannya juga sudah ditembuskan kepada kami," ujar Made Sri, saat dimintai konfirmasi, Kamis (11/12).
Menurut Sri, proses perizinan pabrik tersebut sudah lengkap dan proses pengolahan limbah yang dilakukan juga telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Baca juga: Dua Bencana di Jembrana Dampak Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang Timpa Rumah, Dapur Warga Ambruk
Dia melanjutkan, mengenai penanganan jenis limbah spesifik yang menjadi perhatian.
Misalnya pada limbah kaca, tidak diolah di lokasi tersebut, melainkan dikumpulkan dan dikemas, kemudian dikirim ke luar Bali untuk proses lebih lanjut.
Disisi lain, politikus asal Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo ini menegaskan agar perusahaan untuk terus menjaga komitmennya terhadap lingkungan.
"Untuk perusahaan, saya harap mereka berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tidak sampai mencemari lingkungan.
Apalagi ini berada di wilayah Pengambengan. Tinggal menjaga ke depan agar lingkungan dan masyarakat di sana tetap terjaga," tegasnya. (mpa)
| 186 Ribu Orang Gunakan Jasa Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk |
|
|---|
| KMP Samudera Utama Akhirnya Lepas Kandas, 21 Jam Kandas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk |
|
|---|
| 186 Ribu Orang Keluar Masuk Bali Lintas Ketapang-Gilimanuk, Meningkat 47 Persen Saat Long Weekend |
|
|---|
| Pengguna Jasa Selat Bali Meningkat Saat Long Weekend, Tercatat 186 Ribu Pengguna |
|
|---|
| 21 Jam Kandas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, KMP Samudera Utama Akhirnya Kembali Beroperasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/SIDAK-Jajaran-DPRD-Jembrana-melakukan-kunjungan-kerja-ke-pabrik.jpg)