Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kecelakaan di Jembrana

Grand Max Hitam Hantam Pagar Pembatas Jembatan Bilukpoh, Lima Orang Luka

Sebanyak lima orang menderita luka ringan usai mengalami lakalantas di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk

Istimewa
MOBIL - Mobil Grand Max yang mengalami out of control menabrak pagar pembatas Jembatan Bilukpoh di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin 5 Januari 2025 dinihari. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebanyak lima orang menderita luka ringan usai mengalami lakalantas di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Senin 5 Januari 2025 dinihari.

Sebab, satu unit mobil Grand Max mengalami out of control (OC) hingga menabrak pagar pembatas Jembatan Bilukpoh.

Selain sebabkan korban luka, mobil warna hitam tersebut juga mengalami kerusakan parah di bagian depan. Beruntung mobil tersebut tak sampai terjun ke sungai.

Baca juga: Malam Pergantian Tahun, BPBD Denpasar Bali Tangani 8 Kecelakaan, Didominasi Pengaruh Alkohol

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Bilukpoh, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sekitar pukul 03.00 WITA.

Bermula dari mobil Grand Max DK 1742 GT tersebut melaju dari arah timur menuju barat atau arah Denpasar menuju Gilimanuk. 

Mobil hitam yang dikemudikan warga asal Jember , Jawa Timur bernama Yoga Wanggana (47) tersebut tak bisa mengendalikan kendaraannya saat hendak tiba di TKP.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Ubud Bali, Truk dan Mobil Patah As Roda, Lalin Macet Panjang

Ketika melintasi jalan tikungan disertai cuaca hujan gerimis, mobilnya justru out of control (OC) hingga menabrak payal atau pagar pembatas Jembatan Bilukpoh

Akibat kejadian tersebut, sopir Yoga serta empat penumpang lainnya menderita luka-luka.

Selain itu, bagian depan mobil mengalami kerusakan parah. Lampu depan pecah hingga bodi mobil penyok. Kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Baca juga: KASUS Kecelakaan Capai 1.050 Sepanjang 2025, Polres Tabanan Tangani 1.228 Perkara, Simak Beritanya!

"Saat kejadian cuaca hujan gerimis, mobil tersebut lantas menabrak pagar pembatas sisi kiri dari arah timur (arah mobil). Sopir diduga mengantuk saat kejadian," ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, Senin 5 Januari 2026. 

Akibat kejadian tersebut, kata dia, sedikitnya ada lima orang yang terdampak.

Mulai dari sakit pada pinggang karena benturan, luka pada bagian wajah, luka pada jari tangan hingga benjol pada kepala.

Baca juga: KASUS Kecelakaan Capai 1.050 Sepanjang 2025, Polres Tabanan Tangani 1.228 Perkara, Simak Beritanya!

"Kendaraan juga mengalami kerusakan terutama bagian depan kiri yang berbenturan dengan pagar pembatas jembatan tersebut," jelasnya. 

Iptu Aldri mengimbau kepada seluruh masyarakat atau pengendara untuk selalu waspada terhadap potensi kecelakaan yang terjadi.

Jika merasa lelah, capek bahkan mengantuk saat mengemudi sebaiknya beristirahat sejenak. 

"Ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan yang bisa berakibat fatal untuk diri sendiri dan juga orang lain," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Kecelakaan di Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved