Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

PMI Meninggal di Rusia

Video Call Terakhir Tepat di Hari Valentine, Sosok Dek Wati Dikenal Periang dan Pekerja Keras

Suasana duka menyelimuti rumah mendiang Ni Made Dwi Ariawati (36) di Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka almarhum Ni Made Dwi Ariawati, PMI yang meninggal di Rusia di Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Kamis 19 Februari 2026 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Suasana duka menyelimuti rumah mendiang Ni Made Dwi Ariawati (36) di Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Kamis 19 Februari 2026 sore.

Meskipun nampak masih sepi, tenda dengan atap seng warna biru serta sejumlah meja sudah dipasang di halaman rumahnya.

Namun begitu, pihak keluarga masih belum mengetahui pasti penyebab kematian mendiang yang dikenal sosok periang dan pekerja keras tersebut. 

Baca juga: PMI Asal Jembrana Bali Meninggal Di Rusia, Sempat Mengeluh Lelah Karena Banyaknya Pelanggan

Kepastian penyebab serta rencana jadwal pemulangannya bakal dipastikan oleh pihak rumah sakit di Rusia, Jumat 20 Februari 2026 besok.

Pihak perusahaan tempat mendiang bekerja bakal mengurus administrasi proses pemulangan hingga biayanya. 

Suami almarhum, I Wayan Joki Angga Dipayana sangat kehilangan dengan kepergian sosok istri yang dikenal pekerja keras tersebut.

Baca juga: Kronologi PMI Asal Bali yang Meninggal di Jepang dan Turki, Jasad Kadek Agus Ditemukan Tergantung

Sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, mendiang yang lebih akrab disapa Dek Wati tersebut dikenal sebagai koki alias tukang masak di lingkungan wilayah tempatnya tinggal tersebut.

Selain itu, ia juga berjualan nasi bungkus yang kemudian disebar di sekolah-sekolah terdekat di Desa Pergung. 

Karena bertekad untuk memperbaiki ekonomi keluarga, Dek Wati kemudian memutuskan untuk menjalani pelatihan dengan tujuan berangkat ke Rusia.

Pada pertengahan Agustus 2025 lalu, ia kemudian berangkat secara mandiri bersama tiga orang lainnya dari Bali ke Rusia untuk bekerja.

Karena adanya kerabat yang sudah di sana, keinginan Dek Wati semakin yakin untuk bekerja ke luar negeri dengan kontrak kerja selama tiga tahun ke depan. 

Baca juga: AMOR Ing Acintya Made Dwi, PMI Asal Jembrana Meninggal Dunia di Rusia, Sempat Mengeluh Kelelahan!

"Tekadnya sangat kuat untuk bekerja ke luar negeri. Tujuan utamanya untuk memperbaiki ekonomi keluarga," ucap pria 46 tahun tersebut saat dijumpai di rumah duka, Kamis 19 Pebruari 2026.

Wayan Joki tak menyangka, tepat pada hari ulang tahun almarhum di 14 Februari 2026 kemarin, sang suami mendapat kabar duka kehilangan pendamping hidup untuk selama-lamanya.

Video call atau telepon video di hari itu menjadi interaksi terakhir kalinya dengan sang istri.

Padahal keduanya sempat bercanda ingin merayakan ulang tahun Dek Wati ke sebuah tempat makanan olahan ikan di Jembrana. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved