Arus Mudik
BAHAS Pengamanan Jalur Mudik, Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 2026 Berdekatan
Dari sisi pengamanan, Polres Jembrana menyiagakan sebanyak 245 personel saat dua hari besar keagamaan tersebut.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama Polres Jembrana menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral, Sabtu (7/3) kemarin.
Adalah membahas persiapan untuk langkah preventif terhadap potensi kerawanan, hingga rekayasa arus lalulintas jalur mudik menjelang momentum Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang waktunya secara berdekatan.
Dari sisi pengamanan, Polres Jembrana menyiagakan sebanyak 245 personel saat dua hari besar keagamaan tersebut.
Sekda Jembrana, I Made Budiasa menjelaskan, berbagai hal dibahas dalam rakor lintas sektoral ini. Secara spesifik, pembahasannya mulai dari langkah preventif terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul akibat tingginya mobilitas masyarakat.
Baca juga: MIRIS, Laboratorium Mephedrone Pertama di Indonesia Ada di Gianyar Bali, Dikendalikan Dua WNA Rusia!
Baca juga: CINTA Sebelah Pihak, DS Nekat Rekam Aktivitas di Toilet & Ancam Korban, Terancam 12 Tahun Penjara!
Beberapa poin yang dibahas adalah mengenai antisipasi kemacetan di akses menuju Pelabuhan Gilimanuk dengan rekayasa lalu lintas dan imbauan mudik lebih awal. Kemudian soal pengawasan ketat terhadap pasokan BBM, LPG, serta pemantauan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) untuk mencegah lonjakan harga.
Selanjutnya peningkatan patroli di pemukiman yang ditinggal pemudik guna mencegah aksi pencurian dan kebakaran serta mengenai kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi dan gangguan pasokan listrik selama rangkaian ibadah berlangsung.
"Momen beriringannya dua hari besar ini adalah cerminan indah keberagaman kita. Jembrana adalah role model kerukunan di Bali. Ini bukan soal siapa yang merayakan lebih dulu, tapi bagaimana kita saling menjaga kenyamanan ibadah satu sama lain," ujar Sekda Budiasa.
Terpisah, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan, pihak kepolisian berupaya maksimal untuk melakukan pengamanan. Sedikitnya ada 245 personel gabungan ditambah 48 personel cadangan yang disiagakan selama Operasi Ketupat Agung 2026 nanti. (mpa)
Imbau Mudik Lebih Awal
Disisi lain, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, karena adanya hari raya yang berdekatan, warga yang hendak melaksanakan mudik agar lakukan perjalanan lebih Awal.
Adalah sebagai antisipasi tidak terjebak pada puncak kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk.
"Kami harap masyarakat bisa mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan saat di Pelabuhan Gilimanuk. Persiapkan diri dengan membeli tiket sebelum sampai pelabuhan untuk menghindari kemacetan di Pelabuhan," pesannya. (mpa)
| RATUSAN Ribu Pengguna Gunakan Jasa Penyeberangan Selat Bali, Roda 2 & Kendaraan Kecil Masuk Bali! |
|
|---|
| TRUK Besar Protes Tak Diangkut di Gilimanuk! Sejumlah Sumbu 3 Melintang di Kawasan Parkir Pelabuhan |
|
|---|
| TEMBUS 3.152 Orang dalam Sehari, Terminal Mengwi Diserbu Pemudik! |
|
|---|
| STT di Jembrana Pungut Sampah Plastik, Berton-ton Sampah Hasil Arus Mudik Dikumpulkan |
|
|---|
| Momentum Penting Sebelum Nyepi, Kendaraan di Gilimanuk Ditekan hingga 0 Km Sebelum Penutupan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Nyepi-dan-Idul-Fitri-Pemkab-dan-Polres-Jembrana-Bali-Bahas-Langkah-Preventif-dengan-Lintas-Sektoral.jpg)