Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Bali

HANGUS Sepeda Motor Dilalap Api, Bangunan Tribun Lapangan Pangyangan Kebakaran 

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 00.05 Wita, Minggu (8/3).

Istimewa
TKP KEBAKARAN - Puing puing sepeda motor dan bangunan sisa kebakaran di tribun lapangan Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Minggu (8/3) siang. 

TRIBUN-BALI.COM - Dua orang warga Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, mendengar suara api di tengah heningnya tengah malam, Minggu (8/3) dinihari Wita.

Ternyata suara tersebut merupakan peristiwa kebakaran bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan. Api menghanguskan bangunan hingga sepeda motor yang ada di dalamnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp27 Juta. 

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 00.05 Wita, Minggu (8/3). Bermula dari dua orang warga yang sedang mengobrol di sebuah rumah tak jauh dari TKP atau lapangan Desa Pangyangan. 

Baca juga: GANGGU Tetangga, Hidupkan Musik Keras Hingga Dini Hari, Polisi Sambangi Rumah Warga di Klungkung!

Baca juga: TANGIS Pilu Witana, Istri & 2 Anaknya Jadi Korban Banjir Bandang Desa Banjar, Putu Wini Belum Ketemu

Di sela-sela obrolan santai, mereka justru mendengar seperti suara api kebakaran dan melihat ada cahaya terang di sekitar lapangan Desa Pangyangan. Mereka yang penasaran kemudian bergerak menuju sumber bunyi dan cahaya dimaksud. Tak disangka, mereka melihat api sudah membakar bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan yang terletak di bagian barat lapangan.

Salah satu saksi kemudian menghubungi Kepala Desa dan selanjutnya dilakukan pemadaman api dengan alat seadanya oleh warga lainnya yang tinggal dekat dengan TKP. Sekitar satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan. 

Akibat kejadian tersebut, bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan, satu unit sepeda motor, sejumlah peralatan bangunan dan alat masak. Kerugian ditaksir mencapai Rp27 Juta.

"Dari hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik di bangunan tersebut," jelasa Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi saat dikonfirmasi, Minggu (8/3). 

Dia melanjutkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Pekutatan telah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi. Ternyata bangunan yang terbakar tersebut sebelumnya sempat dipinjam oleh salah satu perusahaan sebagai tempat tinggal sementara atau bedeng proyek untuk pekerjanya. 

"Termasuk juga sepeda motor dan peralatannya milik kontraktor. Pekerjanya sudah selesai pekerjaan langsung meninggalkan tempatnya bulan lalu," jelasnya. (mpa)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved