Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Angin Kencang di Jembrana

ANGIN Puting Beliung Terjang 10 Rumah Hingga Rusak saat Nyepi di Jembrana, Begini Kondisi Warga!

Menurut data yang berhasil diperoleh, peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WITA.

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
TKP - Petugas mengecek sejumlah rumah warga di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, alami kerusakan pada atap karena diterjang angin puting beliung, Jumat 20 Maret 2026. 

TRIBUN-BALI.COM - Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, tepat saat warga melaksanakan Catur Brata Penyepian di Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948, Kamis 19 Maret 2026 kemarin.

Akibatnya, sebanyak sepuluh unit rumah terdampak. Beruntung tak ada korban jiwa maupun korban luka, namun atap rumah warga setempat mengalami kerusakan.

Menurut data yang berhasil diperoleh, peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Saat itu warga setempat sedang melaksanakan Catur Brata Penyepian di rumahnya masing-masing.

Baca juga: NYEPI Mencekam di Buleleng, Harusnya Hening Malah Terjadi Aksi Penebasan Dipicu Minum Miras Bersama

Baca juga: NGAMUK Berakhir Damai, Keluarga Pasien Minta Maaf Usai Viral Marah-marah ke Nakes di Karangasem!

Tercatat, sedikitnya ada 10 warga yang rumahnya terdampak. Kerusakan terjadi pada atap rumah seperti kamar hingga dapur. Kerugian material mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 Juta dengan total belasan juta rupiah.

"Sesuai pendataan, ada 10 warga yang rumahnya terdampak musibah angin puting beliung tersebut. Seluruhnya mengalami kerusakan pada atap rumahnya," jelas Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika saat dikonfirmasi, Jumat 20 Maret 2026.

Dia melanjutkan, beruntung tak ada korban luka ataupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian material untuk keseluruhan yang terdampak senilai belasan juta. 

"Astungkara tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya material saja," ungkapnya. "Kami mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada terhadap ancaman potensi bencana karena cuaca ekstrem ini," imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved