Berita Jembrana
Ketut Pageh Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 8 Meter, Pria Asal Jembrana Tewas CKB
Seorang warga Banjar Pucaksari, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Jembrana meninggal dunia usai terjatuh dari pohon kelapa, Jumat 10 April 2026.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Seorang warga Banjar Pucaksari, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Jembrana meninggal dunia usai terjatuh dari pohon kelapa, Jumat 10 April 2026.
Adalah I Ketut Pageh (54) yang meninggal dunia di TKP setelah jatuh dari pohon setinggi 8 meter.
Diduga korban mengalami cedera kepala berat (CKB) karena tak ditemukan luka pada tubuh korban.
Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP Kakek dan Cucu Meninggal Bersama di Tukad Aya Bontihing Buleleng
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula dari korban Ketut Pageh yang menyanggupi untuk memanjat pohon untuk mencari klungah (kelapa muda).
Sekitar pukul 07.00 WITA, korban bersama saksi I Ketut Dalem (62) berangkat menuju lokasi untuk memetik klungah yang lokasinya di depan rumah korban.
Setelah sampai di kebun saksi, korban langsung memanjat kelapa dan saksi menunggu di bawah.
Kemudian setelah memanjat pohon kelapa yang keempat, saksi melihat korban berpegangan pada pelepah kelapa yang sudah tua.
Baca juga: Pemkab Jembrana Tindaklanjuti Kasus PMI asal Jembrana di Florida, Kini Dalam Penyelidikan
Saksi sontak mengingatkan agar jangan berpegangan di pelepah kelapa yang sudah tua tersebut.
Tak disangka, belum selesai saksi mengingatkan, korban justru langsung jatuh karena pelepah kelapa yang sudah tua tempat korban berpegangan terlepas.
Setelah melihat korban jatuh, saksi histeris sembari memanggil anak korban untuk meminta tolong.
Anak serta istri korban kemudian datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas I Melaya.
Baca juga: Tiba-Tiba Oleng, Perempuan 25 Tahun Tewas di TKP, Hantam Tiang LPJU di Jalur Tengkorak Jembrana
Pihak dokter di Puskesmas I Melaya menyatakan, dari hasil pemeriksaan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat sampai di Puskesman dan tidak ada ditemukan luka.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Jumat 10 April 2026.
"Diduga karena cidera kepala berat mungkin karena benturan keras saat terjatuh," imbuhnya.
Dia melanjutkan, pasca kejadian, tim Inafis Polres Jembrana melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Inafis-Polres-Jembrana-saat-melakukan-olah-TKP-di-lokasi-kejadian.jpg)