Berita Jembrana
Target 80 Persen HPR Tervaksinasi Rabies Di Jembrana Bali, Sehari Vaksin 200 Ekor Hewan
Menurut data yang berhasil diperoleh, ada dua wilayah yang jadi sasaran vaksinasi massal perdana ini.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satu per satu rumah warga Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, didatangi petugas vaksinator, Senin 13 April 2026.
Adalah kegiatan vaksinasi massal perdana dengan sasaran utama wilayah zona merah rabies.
Total ada ratusan ekor hewan penular rabies (HPR), yakni anjing yang berhasil diberikan vaksinasi.
Selain penyuntikan manual, petugas juga gunakan metode tulup.
Baca juga: Vaksinasi Massal di Mendoyo Bali, Pemerintah Terjunkan Enam Tim Geruduk Wilayah Zona Rabies
Menurut data yang berhasil diperoleh, ada dua wilayah yang jadi sasaran vaksinasi massal perdana ini.
Adalah Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo dan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya.
Total HPR di Desa Pohsanten tercatat 194 ekor tersebar di empat Banjar.
Sementara di satu Banjar Desa Candikusuma sebanyak 106 ekor.
Rinciannya 80 ekor anjing dan 26 ekor kucing.
"Selain Kecamatan Mendoyo, kita juga sasar wilayah Kecamatan Melaya. Total ada 200 ekor lebih di dua wilayah ini," ungkap Kabid Peternakan, Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta saat dikonfirmasi, Senin 13 April 2026.
Sugiarta mengakui, saat ini total estimasi populasi hewan penular rabies (HPR) di Jembrana sebanyak 40 ribuan ekor.
Dari jumlah tersebut pemerintah menargetkan bisa menyasar vaksinasi sekitar 80 persen dari total estimasi populasi tersebut.
Ada dua metode vaksinasi yang digunakan selama ini yakni manual dan juga metode tulup.
Tulup adalah dengan cara menembak vaksin ke tubuh HPR yang tidak dikandangkan alias diliarkan.
"Target kita masih tetap minimal 80 persen dari estimasi populasi," ujarnya.
Disinggung mengenai stok vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi rabies massal, Sugiarta mengakui secara umum stok vaksin rabies untuk HPR di Jembrana sudah aman.
Karena selain berasal dari APBD Jembrana, juga dibackup oleh pemerintah provinsi Bali.
"Kami harap partisipasi masyarakat juga untuk ikut menyukseskan,” ucapnya.
Kumpulan Artikel Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Target-80-Persen-HPR-Tervaksinasi-Rabies-Di-Jembrana-Bali-Sehari-Vaksin-200-Ekor-Hewan.jpg)