Arus Mudik
Enam Kapal di Padangbai Masih Docking Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Kondisi tersebut membuat jumlah kapal yang sementara bisa dioperasikan di lintasan Padangbai–Lembar berkurang.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak enam kapal penyeberangan yang biasa melayani rute dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menjalani proses docking atau perbaikan. Padahal arus mudik Lebaran Idulfitri 1447H/2026 tinggal menghitung hari lagi.
Kondisi tersebut membuat jumlah kapal yang sementara bisa dioperasikan di lintasan Padangbai–Lembar berkurang.
Dari total 26 kapal yang biasanya disiapkan untuk melayani penyeberangan, saat ini hanya 20 kapal yang telah dinyatakan siap beroperasi.
Baca juga: Operasi Sikat Agung, Polres Gianyar Selamatkan Belasan Motor, Kapolres: Silahkan Ambil Motornya
Baca juga: Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Ascott Indonesia Salurkan 6.500 Kotak Makan Di 17 Kota Di Indonesia
Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, mengatakan enam kapal tersebut masih berada di galangan untuk menjalani perawatan rutin.
“Total kapal sebenarnya ada 26 unit, tetapi enam kapal masih docking. Jadi yang bisa beroperasi sementara ini sebanyak 20 kapal,” ujarnya, Selasa (10/3).
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh kapal yang telah disiapkan berada dalam kondisi baik dan memenuhi standar kelayakan pelayaran untuk mengangkut penumpang maupun kendaraan selama periode mudik.
Selain kesiapan armada, koordinasi juga telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Rapat bersama instansi seperti KSOP, ASDP, TNI, dan Polri digelar guna membahas pengaturan arus kendaraan, pemeriksaan penumpang, serta mekanisme penyeberangan di pelabuhan.
Sementara itu, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padangbai hingga saat ini masih terpantau normal. Belum terlihat peningkatan jumlah penumpang yang signifikan menjelang musim mudik.
Menurut Sugiartono, jika berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang biasanya mulai terjadi sekitar tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Kemungkinan peningkatan penumpang baru mulai terasa sekitar H-7 Lebaran. Kalau nanti ada lonjakan, kami sudah menyiapkan beberapa skema pengaturan di pelabuhan,” jelasnya. (mit)
| RATUSAN Ribu Pengguna Gunakan Jasa Penyeberangan Selat Bali, Roda 2 & Kendaraan Kecil Masuk Bali! |
|
|---|
| TRUK Besar Protes Tak Diangkut di Gilimanuk! Sejumlah Sumbu 3 Melintang di Kawasan Parkir Pelabuhan |
|
|---|
| TEMBUS 3.152 Orang dalam Sehari, Terminal Mengwi Diserbu Pemudik! |
|
|---|
| STT di Jembrana Pungut Sampah Plastik, Berton-ton Sampah Hasil Arus Mudik Dikumpulkan |
|
|---|
| Momentum Penting Sebelum Nyepi, Kendaraan di Gilimanuk Ditekan hingga 0 Km Sebelum Penutupan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Penumpang-tampak-menuju-kapal-di-Pelabuhan-penyebarangan-Padangbai.jpg)