Abrasi di Bali
Penanganan Abrasi Pantai Kian Mendesak, Bupati Satria Temui Ditjen SDA Kementerian PU
Ruas jalan tersebut merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Nusa Penida yang kini terabrasi dan nyaris terputus.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana dan Kepala Dinas PUPRPKP, I Made Jati Laksana melakukan pertemuan dengan Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Fikri Abdurrachman, di Jakarta, Rabu (19/2).
Pertemuan tersebut membahas penanganan pengaman pantai di wilayah Kabupaten Klungkung yang saat ini mengalami abrasi dan kemunduran garis pantai cukup parah.
Kondisi ini telah mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian garam, badan jalan, jaringan listrik, serta permukiman warga di sejumlah titik.
Beberapa lokasi yang terdampak serius di antaranya Pantai Monggalan, Desa Kusamba, serta ruas jalan kabupaten dan fasilitas pejalan kaki menuju Pelabuhan Banjar Nyuh, Desa Ped.
Baca juga: PKL Pinggir Jalan Ngurah Direlokasi, Kini Tempati Kawasan "Beten Ancak" di Jembrana
Baca juga: PROYEK Condotel Disegel Satpol PP, Diduga Melanggar Perizinan, Bangun 4 Lantai Tapi Bangun 5 Lantai
Ruas jalan tersebut merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Nusa Penida yang kini terabrasi dan nyaris terputus.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria menyampaikan dampak abrasi tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Fasilitas umum yang terdampak merupakan akses vital dan koridor distribusi untuk pengangkutan logistik serta hasil pangan, sekaligus menjadi jalur utama penunjang sektor pariwisata di Nusa Penida.
“Penanganan abrasi ini sangat mendesak mengingat infrastruktur yang rusak merupakan akses utama masyarakat dan jalur distribusi logistik serta pariwisata. Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat melakukan penanganan sesuai kewenangannya secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria, Kamis (19/2).
Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bupati Satria juga telah menyampaikan secara langsung proposal usulan penanganan abrasi pantai di Kabupaten Klungkung kepada pihak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU.
Melalui audiensi ini, Bupati Klungkung I Made Satria diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam upaya mitigasi serta penanganan abrasi pantai secara terencana dan berkelanjutan, guna melindungi masyarakat, menjaga infrastruktur vital, serta mendukung keberlanjutan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Dalam pertemuan tersebut turut pula hadir kepala BWS Bali Penida Gunawan Suntoro beserta jajaran. (mit)
| GODOK Usulan Pembangunan Tanggul, Bupati Made Satria Tinjau Abrasi Parah di Pesisir Mongalan |
|
|---|
| 9 Rumah Rusak Akibat Abrasi Pantai Monggalan, Warga Terdampak Direncanakan Direlokasi |
|
|---|
| Oka Suati Harus Mengungsi, 12 KK Terdampak Abrasi di Pantai Monggalan Kusamba |
|
|---|
| RUMAH Oka Suati Hancur Tersapu Ombak,12 KK Terdampak Abrasi di Pantai Monggalan Kusamba |
|
|---|
| Rumah Ketut Oka di Pesisir Kusamba Hancur Tersapu Ombak: Atap Rumah Sudah Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Penanganan-Abrasi-Pantai-Klungkung-Bali-Kian-Mendesak-Bupati-Satria-Temui-Ditjen-SDA-Kementerian-PU.jpg)