Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Klungkung

DAMKAR Sempat Terkendala Akses, Rumah Warga di Banjar Sengguan Terbakar Saat Ditinggal

Rumah milik I Made Kanta (54) dilaporkan terbakar saat ditinggal penghuninya yang sedang membantu persiapan upacara di rumah tetangga.

Istimewa
DILALAP API - Kebakaran rumah terjadi di Banjar Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung, Rabu (1/4) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM - Kebakaran rumah terjadi di Banjar Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung, Rabu (1/4) dini hari. 

Rumah milik I Made Kanta (54) dilaporkan terbakar saat ditinggal penghuninya yang sedang membantu persiapan upacara di rumah tetangga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh kerabat korban yang melihat asap tebal membumbung dari atap rumah.

Baca juga: RENOVASI 4 Sekolah di Bali, Dibangun dari Kumpulan Uang Recehan Masyarakat

Baca juga: KONFLIK Sepupu di Munduk Berujung Saling Lapor! Dipicu Tengkar Usai Tak Diajak Mendaki Gunung 

“Api sudah terlihat cukup besar dan melalap sebagian besar atap rumah saat pertama kali diketahui,” ujarnya.

Laporan kebakaran diterima oleh petugas Damkar sekitar pukul 05.10 Wita dari warga atas nama Tjokorda Ngurah Adnyana (58). Mendapat laporan tersebut, Regu 2 Damkar Klungkung yang sedang bersiaga langsung bergerak ke lokasi dan tiba lima menit kemudian.

“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman begitu tiba di lokasi. Kami fokus agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Suwarbawa.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dan berhasil dituntaskan pada pukul 06.30 Wita, termasuk proses pendinginan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses penyelidikan.

Sebanyak tiga armada dikerahkan dalam penanganan ini, masing-masing unit dengan kapasitas 4.000 liter, 5.000 liter, dan 6.000 liter air. Selain personel Damkar, penanganan juga melibatkan Babinsa, Polsek Klungkung, serta bantuan warga sekitar.

Suwarba menambahkan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi rumah berada di tengah-tengah bangunan lain, sehingga akses menuju titik api cukup terbatas, ditambah kondisi yang masih gelap saat kejadian.

“Meski ada kendala akses, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke bangunan lainnya,” tegasnya. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved