Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WIKI BALI

TRIBUN WIKI: 10 Hantu dan Makhluk Halus yang Dipercaya Masyarakat Bali

Masyarakat Bali juga mengenal beberapa jenis hantu maupun makhluk halus, mulai dari yang jadi-jadian seperti leak, hingga penunggu

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
Net
Ilustrasi leak 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Setiap daerah percaya dengan keberadaan hantu maupun makhluk halus penunggu suatu tempat.

Jenis hantu ini pun bermacam-macam, dari yang menyerupai manusia, bertaring, hingga sosok menyeramkan lainnya.

Masyarakat Bali juga mengenal beberapa jenis hantu maupun makhluk halus, mulai dari yang jadi-jadian seperti leak, hingga penunggu suatu tempat seperti memedi, tonya, maupun gamang.

Berikut 10 jenis hantu maupun makhluk halus yang dipercaya oleh masyarakat Bali versi Tribun Bali.

1. Memedi

Dalam kehidupan masyarakat Bali, dikenal dengan istilah engkebang memedi. Engkebang memedi berarti disembunyikan oleh memedi.

Memedi merupakan makhluk halus yang dipercayai di Bali, dimana memedi ini dipercaya akan mendiami semak-semak, pepohonan, ataupun batu besar. 

Makhluk gaib ini senang bermain dengan anak-anak dimana anak tersebut akan disembunyikannya sehingga tidak akan ditemukan.

Untuk menemukan seorang anak yang disembunyikan atau engkebang memedi biasanya warga secara beramai-ramai akan menabuh alat musik sehingga anak yang disembunyikan akan dikembalikan.

2. Leak

Ilustrasi
Ilustrasi (Net/Istimewa)

Kata leak pasti sudah tak asing lagi di telingan orang Bali bukan? Leak merupakan hantu jadi-jadian dimana proses perubahannya disebut dengan nglekas. Ilmu pengeleakan ini bisa dipelajari dari berbagai lontar semisal
Lontar Cambraberag, Lontar Durga Bhairawa, Lontar Ratuning Kawisesan, Lontar Tantingmas, dan lontar lainnya.

Ada berbagai macam jenis leak yang dikenal yaitu leak barak, leak sari, leak siwa klakah, leak bunga, maupun leak pamoroan. Dari semua jenis leak, yang paling tinggi adalah leak siwa klakah dikarenakan ketujuh cakra akan mengeluarkan cahaya.

Untuk memperoleh ilmu pengeleakan ini ada beberapa cara yang ditempuh yaitu leak yang didapat dari anugerah dikarenakan melakukan suatu tapa.

Selain itu ada juga yang diperoleh dengan cara belajar dari lontar, membeli pekakas ke dukun, ataupun diperoleh melalui keturunan.

Banyak orang percaya saat seseorang yang bisa ngeleak akan meninggal, ilmunya bisa terbang ke orang yang menungguinya saat sebelum meninggal tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved