Berita Gianyar
Pendapatan DTW Gianyar Meningkat, Kunjungan Didominasi Turis India
Kunjungan wisatawan ke daerah tujuan wisata (DTW) yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Gianyar, Bali mengalami peningkatan
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kunjungan wisatawan ke daerah tujuan wisata (DTW) yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Gianyar, Bali mengalami peningkatan dibanding tahun 2023.
Objek penyumbang pendapatan terbesar masih didominasi Pura Tirta Empul di Kecamatan Tampaksiring. Rata-rata pendapatan per hari mencapai Rp 98 juta lebih.
Berdasarkan data diterima Tribun Bali dari Dinas Pariwisata Gianyar, Senin 22 April 2024, diketahui bahwa pendapatan pariwisata Gianyar dari objek wisata yang dikelola Pemkab Gianyar mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Seperti, pada Januari 2023, retribusi yang masuk ke kas daerah sebesar Rp 3,2 miliar lebih, sementara pada Januari 2024 ini sebesar Rp 3,9 miliar lebih.
Pada Februari 2023 sebesar Rp 3 miliar lebih dan pada Februari 2024 ini naik ke angka Rp 4,2 miliar lebih.
Baca juga: Pemkab dan Dewan Sepakat Cabut Raperda Perizinan Usaha Jasa Kontruksi
Pada Maret 2023, pendapatan dari DTW Gianyar sebesar Rp 3,5 miliar lebih, dan pada Maret 2024 naik di angka Rp 4,6 miliar lebih.
Pada April 2023 sebesar Rp 4,6 miliar lebih. Namun pada April 2024 ini, belum bisa dipastikan karena kalender masih berjalan.
Hanya saja, berdasarkan data per 21 April 2024, data yang masuk sudah mencapai Rp 3, 9 miliar lebih.
Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra membenarkan hal tersebut.
Baca juga: KATALOG Promo Alfamart Indomaret Hingga 30 April 2024: Beli Rinso Gratis Indomie, Buavita Rp8.500
Kata dia, tren peningkatan retribusi per bulan rata-rata naik sekitar 25 persen.
Adapun objek pariwisata yang menyumbang retribusi terbesar ini masih didominasi Objek Wisata Pura Tirta Empul. Dimana rata-rata pendapatan per hari dari Pura Tirta Empul mencapai 98 juta lebih. Adapun kunjungan wisatawan asing ke Tirta Empuk dari Januari sampai April mencapai 54.800 orang atau 1.870 per hari.
"Jumlah kunjungan ini meningkat dari tahun lalu, sebab tahun lalu hanya 1.600 orang per hari," ujarnya.
Selain Pura Tirta Empul, objek wisata penyumbang retribusi besar lainnya adalah Pura Goa Gadjah di Kecamatan Blahbatuh. Dari Januari sampai April sudah membukukan pemasukan sebesar Rp 585,3 juta atau rata-rata pemasukan per hari sekitar Rp 19,5 juta.
Terkait wisatawan yang mendominasi, pria yang karib disapa Yande tersebut mengatakan, mereka berasal dari India dan China.
"Wisatawan paling banyak berkunjung ke Gianyar adalah wisatawan dari India," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kolam-bening-di-Pura-Tirta-Empul-Tampaksiring-Gianyar-Bali-belum-lama-ini.jpg)