Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mutiara Ramadan

Ketahui 4 Penyebab Seseorang Diangkat Derajatnya oleh Allah

Ada 4 perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya

Tayang:
Istimewa
Drs H Anwar Sadat, M.Ag 

Lalu yang terakhir orang yang akhlaknya baik, baik tutur kata, tindakan, perilaku, dan sebagainya, menunjukkan kebaikan-kebaikan. Maka orang-orang yang memiliki 4 sifat inilah yang menjadi sebab Allah angkat derajatnya pada derajat yang lebih tinggi, baik kehidupannya di atas dunia maupun kehidupannya di akhirat kelak.

Setiap kita menginginkan kebaikan, dan semua orang punya cita-cita ingin menjadi baik, tapi dalam perjalanan apa yang diinginkan ternyata tidak berbanding lurus.

Salah satu, seperti apa yang diuntai diuntaikan oleh para hukama kita, kalau bukan karena 5 persoalan, maka orang-orang itu akan menjadi orang-orang yang baik semua.

Yang pertama adalah Al-Qanaah bil Jahli. Orang yang merasa puas dengan kebodohan sehingga dia tidak mau menuntut ilmu pengetahuan. Apa yang dia dapatkan selama ini menjadi sesuatu yang sudah memuaskan dirinya. Sehingga dia hidup dalam kebodohan, tidak mau untuk menambah wawasan, menuntut ilmu, dan sebagainya. Sehingga merasa cukup dengan apa yang dia miliki. Inilah yang menyebabkan seseorang itu kemudian tidak menjadi baik.

Lalu yang ke-2 orang yang terlalu serakah. Hidupnya di atas dunia sehingga dia lupa bahwa dunia ini adalah tempatnya bercocok tanam, tempatnya untuk mencari bekal bagi kehidupan mereka nanti di akhirat. Oleh karena itu apabila sifat ini dimiliki oleh seseorang maka sulit orang itu akan menjadi orang yang baik.

Kaum muslimin rahimakumullah, yang ke-3 orang yang kikil terhadap anugerah. Karunia yang diberikan oleh Allah kepada mereka, kenikmatan berupa harta yang telah Allah limpahkan kepada dirinya, lalu tidak menjadikan dia menjadi orang yang pemurah. Padahal itu adalah kesempatan baginya untuk menjadikan dirinya sebagai hamba yang baik, hamba yang saleh di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala.

Kaum muslimin rahimakumullah, lalu yang ke-4 adalah Arya fil amal. Orang yang selalu pamer, yang selalu minta lihat orang lain ketika dia melakukan amal-amal baik, amal-amal saleh, baik amal yang berkaitan dengan hubungan kepada Allah secara langsung maupun amal-amal yang berkaitan dengan kehidupan sosial.

Orang yang selalu ingin disebut adalah orang-orang yang riak terhadap amalnya.
Sehingga tidak cukup dengan penglihatan Allah subhanahu wa ta'ala. Maka ini menjadi penghalang untuk menjadikan dirinya sebagai orang yang saleh.

Lalu yang ke-5 ialah Wal ajab. Orang yang selalu merasa benar, yang selalu menganggap dirinya yang baik sehingga semua orang dianggap tidak baik dan tidak benar. 

Nah orang seperti ini adalah orang-orang yang egois, orang-orang yang hidupnya egois sehingga menganggap bahwa dirinya adalah sesuatu yang benar, yang tidak pernah salah, dan melihat orang lain semua salah dan tidak benar. Inilah salah satu sifat yang apabila ada dalam diri seseorang maka sulit orang itu akan menjadi orang yang saleh di antara kita.

Yang terakhir kata Ali bin Abi Thalib adalah orang-orang yang selalu menganggap bahwa segala-galanya adalah tergantung dengan dirinya. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa melimpahkan anugerah-Nya kepada kita semua. Amin.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved