Serangan Teroris di Paris
Bali Terdampak Teror Paris, Calon Turis Batalkan Perjalanan
"Apalagi telah ada klaim bahwa pelaku terorisme adalah kelompok ISIS dan kita adalah negara mayoritas warga muslim, tentu menjadi pertimbangan juga,"
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Asita Bali, I Ketut Ardana tak menampik insiden teror di Paris, Perancis, berdampak terhadap pariwisata Bali.
Ketika terjadi teror ini, tentu calon turis Perancis yang dalam waktu dekat ini merencanakan datang ke Indonesia, khususnya Bali, kemudian ada kerabat dekatnya menjadi korban, mereka bisa membatalkan rencana perjalanan.
(Aksi Horor Berantai di Kota Paris, Mostefai 'Bomber' Asli Perancis Bunuh 89 Orang)
"Pasti ada dampaknya terhadap pariwisata Bali dan Indonesia. Turis Prancis jumlahnya cukup besar di antara turis Eropa lainnya seperti Jerman, Belanda, Italia, Spanyol, yang datang ke Bali,” kata Ardana kepada Tribun Bali, Minggu (15/11/2015).
(Cok Ace: Bali Destinasi Wisata Dunia Harus Waspada)
Belum lagi, katanya, kekhawatiran warga Perancis jika bepergian jarak jauh, mereka bisa saja diteror.
"Apalagi telah ada klaim bahwa pelaku terorisme adalah kelompok ISIS dan kita adalah negara mayoritas warga muslim, tentu menjadi pertimbangan juga," tegasnya.
Sementara itu, Panusunan Siregar selaku Kepala BPS Bali, melihat teror di Paris belum terlalu berpengaruh terhadap pariwisata Bali.
Apalagi pelaku bom bunuh diri itu bukan warga negara Indonesia.
(Gemuruh Sirine Ambulans Tiada Henti, Warga Bali di Paris Pilih Tinggal di Rumah)
"Jadi, bila ada orang Perancis sudah menjadwalkan berlibur ke Bali, pasti dia tetap lakukan. Justru yang berpengaruh langsung adalah bila Bandara Ngurah Rai ditutup seperti saat akibat erupsi Gunung Barujari," katanya.
Panusunan memaparkan data wisman dari Perancis selama periode tahun 2010-2015, yakni Tahun 2010 = 104. 029 orang; Tahun 2011 = 111.491 orang; Tahun 2012 = 112.447 orang; Tahun 2013= 125.113 orang; Tahun 2014=128.350 orang. Tahun 2015 = 86.571 orang (baru mencakup data Januari-Agustus).
"Jadi, kalau dilihat dari tahun ke tahun, jumlah wisman dari Perancis yang datang ke Bali terus meningkat, rata-rata 6,34 persen per tahun selama periode 2010-2013," kata Panusunan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ungkapan-duka-cita-untuk-paris3_20151116_093804.jpg)