Gunung Agung Terkini

Purnama Kapat, Upacara Persembahyangan di Pura Besakih Tetap Digelar, Ini Kata Jro Mangku Sueca

Ia mengaku, walau tidak sebanyak hari biasa, masih ada umat Hindu yang beribadah ke pura terbesar di Bali itu.

KOMPAS.COM/Ira Rachmawati
Jro Mangku Lingsir Sueca (79), pemangku Pura Besakih. 

TRIBUN-BALI.COM - Jro Mangku Lingsir Sueca (79), pemangku Pura Besakih yang berada di bawah kaki Gunung Agung baru saja memimpin sembahyang, Sabtu (30/9/2017).

Dengan baju adat, dia menerima Kompas.com di bagian pura atas.

Baca: LIVE VIDEO Terkini Situasi Gunung Agung Dari Kecamatan Kubu Karangasem

Baca: Ini Perkembangan Intensitas Gempa di Gunung Agung, Asap Kawah Bertekanan Lemah Berwarna Putih

Baca: Desa Bungaya Kangin Beralih Jadi Zona Merah, Warga Sudah Pulang dari Posko Lalu Kembali Mengungsi

Baca: Intensitas Gempa di Gunung Agung Cenderung Menurun, Ini Penjelasan PVMBG

Saat menemui Jro Mangku Lingsir Sueca, Kompas.com telah meminta izin kepada pihak kepolisian karena Pura Besakih masuk dalam zona merah dan berjarak 6 kilometer dari puncak Gunung Agung yang statusnya ditetapkan awas sejak 22 September 2017.

"Selama status gunung naik, setiap hari saya selalu ke Pura Besakih untuk berdoa dan sore turun kembali ke zona aman. Berdoa kepada Sang Hyang Widi agar melindungi kita semua dan menjauhkan dari marabahaya," jelas Mangku Sueca.

Ia mengaku, walau tidak sebanyak hari biasa, masih ada umat Hindu yang beribadah ke pura terbesar di Bali itu.

Rata-rata mereka adalah warga yang tinggal di sekitar Besakih.

Mereka singgah untuk sembahyang setelah melihat rumahnya.

Mangku Sueca mengaku tidak bisa melarang warga untuk beribadah.

Namun dia selalu mengimbau, secepat mungkin kembali ke zona aman setelah urusan selesai.

Mangku Sueca juga berpesan kepada keluarga yang berada di pengungsian, supaya tenang, berdoa, dan jangan percaya dengan isu yang beredar.

"Untuk wisatawan yang ingin ke Besakih tapi mendengar mencekamnya Besakih. Tunggu dulu karena itu sudah ada yang mengatur. Ada ahlinya. Jika sudah aman pasti akan dibuka kembali untuk wisata," ujar Mangku Sueca.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved