Ini Para Remaja Duta Kota Denpasar yang Sukses Pukau Penonton dengan Tampilan Gender Wayang

Masing-masing gending ini memiliki arti yang berbeda, yaitu Gending Sekaa Gendong mengukapkan keindahan gerakan bunga

Penulis: Putu Supartika | Editor: Rizki Laelani
istimewa
Penampilan Duta Denpasar menampilkan Gender Wayang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penampilan Gender Wayang, Duta Kota Denpasar yang dibawakan Sekaa Gender Gita Swara Jaya Banjar Teges Masjati Desa Pemecutan Kelod berhasil memukau pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) di Kalangan Ratna Kanda Art Center Minggu (1/7/2018).

Koordinator Gender Gita Swara Jaya, Wayan Wayan Mujana mengatakan, Duta Kota Denpasar dalam lomba Gender Wayang Remaja ini membawakan tiga gending, yakni Gending Sekat Gendong, Gending Pamungkah dan Gending Kreasi dengan dikolaborasikan sloka.

Masing-masing gending ini memiliki arti yang berbeda, yaitu Gending Sekaa Gendong mengukapkan keindahan gerakan bunga termasuk dituangkan ke dalam kompesisi irama, alunan melodi, dinamika dan tempo yang dikemas di dalam kerawitan gender wayang.

Baca: LIVE STREAMING Timnas U-19 Indonesia vs Laos Piala AFF U-19 2018 - Menanti Kemenangan Perdana

Baca: Ini Link Live Streaming MotoGP Belanda 2018 dan Jadwal Tayang di Trans7 - Menanti Kejutan The Doctor

Gending Pamungkah merupakan gending yang digunakan untuk mengiringi pementasan wayang kulit.

Gending ini biasanya dimainkan hanya sekali pada tiap pementasan, ditabuh pada saat dalang mulai membuka kotak wayang sampai pada pengesah kayonan.

Sedangkan Gending Kreasi Iringan Sloka mengambil tema "Srutining Agni" sebagai pengembangan tema pokok PKB yakni Teja Dharmaning Kahuripan.

Baca: Marc Marquez Melawan Masalah Tiupan Angin di Sirkuit Assen

Baca: Anak Sering Muntah di Pagi Hari, Segera Periksa! Bisa Jadi Satu dari 8 Gejala Umum Tumor Otak

Karya seni itu merupakan sebuah garapan kreasi gender wayang dengan mengabungkan teknik pukulan yang terdapat dalam instrumen gender wayang dengan sloka.

"Tiga gending itu dibawakan empat penabuh gender dari masing masing kecamatan yakni Agus Andre Antariksa Putu Gede Surya Argya Pradana, I Putu Gede Mertha Sastrawan, dan I Made Irvan Widiatmika. Pembaca sloka dibawakan oleh Kadek Dwitya Widi Adnyani dan I Kadek Wahyu Dyatmika," kata Mujana.

Ia juga mengatakan, penampilan Gender Wayang yang dibawakan Duta Kota Denpasar sudah sangat maksimal dan lebih bagus dari pada saat latihan.

Maksimalnya penampilan Duta Kota Denpasar, ia berharap bisa mempertahankan juara I yang telah diraih Kita Denpasar tahun lalu.

Mujana juga menambahkan dengan mengikuti Lomba Gender Wayang Remaja ini, ia berharap minat pemain gender di Kota Denpasar semakin banyak lagi.

"Semoga Duta Kota Denpasar terus menampilkan yang terbaik," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved