Nyawa Dosen Unipas Singaraja Tak Tertolong Usai Mobilnya Tabrak Pohon, 2 Anaknya Tak Sadarkan Diri

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kilometer 8-9 jalur Denpasar-Singaraja, atau lebih tepatnya di Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit

Nyawa Dosen Unipas Singaraja Tak Tertolong Usai Mobilnya Tabrak Pohon, 2 Anaknya Tak Sadarkan Diri
Istimewa
Polisi saat mengevakuasi mobil yang dikendarai oleh Ketut Wetan Sastrawan, seorang dosen di Universitas Panji Sakti Singaraja, Minggu (5/8/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kilometer 8-9 jalur Denpasar-Singaraja, atau lebih tepatnya di Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (5/8) siang.

Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Buleleng.

Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Made Sri Utami Dewi menuturkan, kecelakaan ini bermula saat mobil Suzuki dengan nomor polisi DK 1896 UN yang dikendarai oleh Ketut Wetan Sastrawan (46) melaju dari arah selatan (Denpasar) menuju ke arah utara (Singaraja).

Diduga karena melaju dalam kecepatan tinggi, saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil berpenumpang tiga orang itu tiba-tiba hilang kendali sehingga menghantam pohon nangka yang ada di pinggir jalan.

Akibat kecelakaan ini, pengemudi yang merupakan seorang dosen di Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini pun meninggal dunia.

Wetan menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Buleleng akibat mengalami luka yang cukup serius.

Sementara penumpang lainnya, yaitu anak dan istri korban, juga mengalami luka serius, dan kini tengah dirawat di RSUD Buleleng.

Istri korban yang diketahui bernama Ni Nyoman Puspa Adnyani (48), mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kanan, patah tulang di bagian paha kanan, serta nyeri di bagian dadanya.

Sementara dua anaknya, yakni Made Desiana Andari (9) serta Luh Widya Andari Sadnyani (13) mengalami luka robek di pelipis, luka robek di dagu. Hingga berita ini ditulis keduanya belum sadarkan diri.

AKP Utami mengatakan, unit laka Polres Buleleng  masih melakukan proses penyidikan dan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan.

Sementara mobil milik korban telah dievakuasi, dan dititipkan sementara waktu di Mapolsek Sukasada.

Terkait lakalantas ini, AKP Utami mengimbau kepada para pengemudi baik roda dua mapun roda empat, yang melintas di jalur Gitgit, yang memiliki banyak tikungan tajam agar selalu berhatu-hati.

Selain itu jangan lupa mengecek kesiapan kendaraan mulai dari rem maupun alat pengamannya. (*)

           

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved