Pernikahan Tak Direstui Lantaran Baru Kenalan Sehari, Remaja ini Hajar Paman Istrinya di Buleleng

Pernikahan Tak Direstui Lantaran Baru Kenalan Sehari, Remaja ini Hajar Paman Istrinya di Buleleng

Pernikahan Tak Direstui Lantaran Baru Kenalan Sehari, Remaja ini Hajar Paman Istrinya di Buleleng
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung saat menginterogasi pelaku Saidini di Mapolsek Sukasada, Senin (22/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Baru satu minggu membangun rumah tangga, Saidini Musab (19) kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Pria asal Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini ditangkap lantaran melakukan penganiayaan, pada Minggu (21/10/2018) kemarin.

Pelaku Siadini nekat menganiaya paman istrinya sendiri, yang diketahui bernama Zakariyah (28).

Baca: Demi Berfoya-foya, Ni Luh Dentri Nekat Lakukan Hal Tak Terpuji ini Berulang Kali

Baca: VIRAL, Dua Remaja Dihukum Tidur di Kuburan Gunakan Pakaian Pocong, Ini Sebabnya

Penganiayaan itu terjadi lantaran pernikahannya dengan sang istri tidak direstui oleh korban Zakariyah.

Ia nekat memukul korban dengan sebilah kayu dengan panjang kurang lebih 60 centimeter.

Akibatnya, korban Zakariyah mengalami patah tulang bagian kaki kiri, serta memar dibagian kepala.

Baca: Ngayah di Pura Berubah Duka, Dewa Nyoman Meninggal Dunia Setelah Lakukan Hal ini

Baca: Kadek Ari Tewas di Jalan Ahmad Yani, Luka Lecet dari Pipi Hingga Dada

Korban kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng.

Ditemui di Mapolsek Sukasada pada Senin (22/10/2018), pelaku Saidini menuturkan, ia nekat menikahi keponakan korban yang diketahui bernama Nur Apniyatul Janah (18).

Korban Zakariyah pun  menentang hubungan keduanya, lantaran sang keponakan atau istri dari pelaku masih berusia muda. 

Baca: Siva Aprilia Viral Setelah Video Bagian Sensitifnya Tersenggol, Ternyata Aktif di Dunia Malam

Baca: Ngeri, Pasangan Pelajar SMK Tabanan Terlibat Kecelakaan, Wayan Samud Tewas Mengenaskan di TKP

"Saya pacaran sama keponakan korban hanya satu hari satu malam. Malam kenalan di HP, pagi langsung saya ajak nikah. Namanya juga jodoh. Itu semua sudah Tuhan yang atur. Pas saya menikah itu lah, korban langsung marah-marah," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved