Pemilik 1.000 Pil Koplo Pasrah Divonis 5 Tahun dan 4 Bulan Penjara

Majelis hakim dalam amar putusan, menjatuhkan vonis lima tahun dan empat bulan pada Mulyadi yang terbukti mengedarkan obat terlarang jenis pil koplo

Pemilik 1.000 Pil Koplo Pasrah Divonis 5 Tahun dan 4 Bulan Penjara
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
GENDUT DIVONIS - Mulyadi alias Gendut saat menjalani sidang vonis di PN Denpasar, Kamis (7/2/2019). Terdakwa divonis 5 tahun 4 bulan karena terbukti mengedarkan 1.000 pil koplo. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mulyadi alias Gendut (35) terhindar dari hukuman tinggi.

Pasalnya, majelis hakim dalam amar putusan, menjatuhkan vonis lima tahun dan empat bulan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (7/2/2019).

Mulyadi terbukti bersalah mengedarkan obat terlarang jenis pil koplo.

Jumlahnya pun banyak, yakni 1.000 butir pil koplo.

Meskipun vonis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mulyadi mengaku pasrah.

Menanggapi vonis itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim penasihat hukumnya.

Baca: Hendak Memberi Makan, Perempuan Paruh Baya Ini Malah Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Baca: Hotel Vila Lumbung Bali jadi Tujuan Berlibur Orang Terkaya di Indonesia

"Terima kasih Yang Mulia. Setelah kami berdiskusi, terdakwa menerima," ucap Desi Purnani selaku anggota tim penasihat hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Sedangkan, Jaksa Mia Fida masih pikir-pikir.

Sebelumnya, jaksa menuntut Mulyadi dengan pidana penjara selama delapan tahun.

Tak hanya dituntut hukuman badan, Mulyadi juga dikenakan pidana tambahan, yakni berupa pidana denda Rp 300 juta dengan ketentuan jika tidak mampu membayar maka diganti dengan empat bulan kurungan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved