Sudah 4 Hari Air Keruh dan Ngadat, Warga Dalung Harus Begadang untuk Tampung Air PDAM

sejumlah daerah seperti Dalung, Buduk, Tibubeneng, Abianbase, Muding, Kesambi, Sempidi, Darmasaba, dan sekitarnya alami kesulitan air

Sudah 4 Hari Air Keruh dan Ngadat, Warga Dalung Harus Begadang untuk Tampung Air PDAM
Ilustrasi pixabay.com
Ilustrasi gangguan pelayanan PDAM 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kerusakan pompa intake di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung pada Jumat (15/2/2019) lalu mulai berdampak kepada pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung.

Sudah 4 hari pasokan air keruh, selain keruh pasokan juga ngadat.

Informasi yang dihimpun, sejumlah daerah seperti Dalung, Buduk, Tibubeneng, Abianbase, Muding, Kesambi, Sempidi, Darmasaba, dan sekitarnya alami kesulitan air.

Eka Adiansa, salah satu warga asal Dalung mengaku air PDAM yang mengalir ke rumahnya tidak selancar biasanya. Menurutnya air PDAM menyalah saat pagi, namun dengan air yang sangat keruh.

Beberapa petugas saat melakukan perbaikan pompa air PDAM yang mati di IPA Belusung, Selasa (19/2/2019)
Beberapa petugas saat melakukan perbaikan pompa air PDAM yang mati di IPA Belusung, Selasa (19/2/2019) (Istimewa)

“Awalnya keruh, lama-lama bening dan ada pasirnya. Tapi airnya kecil,” ujarnya Selasa (19/2/2019).

Menurutnya, air PDAM sudah bermasalah empat hari yang lalu, semenjak pompa air PDAM bermasalah, sehingga pihaknya harus begadang untuk mendapatkan air.

Bahkan menurutnya paling sering PDAM airnya mati.

“Kalau untuk mandi, saya stok airnya. Itu pun harus begadang kemarinnya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, hanya beberapa rumah yang mendapatkan air bersih.

“Rumah saya di nomor 1 jadi kalau pagi air mengalir, paling yang mendapat air rumah nomor satu sampai empat, sisanya lima dan seterusnya tidak dapat,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved