TPP ASN Pemkab Tabanan Dianggarkan Rp 100 Miliar, Pejabat Dijatah Bervariasi

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN di lingkungan Pemkab Tabanan dianggarkan Rp 100 Miliar

TPP ASN Pemkab Tabanan Dianggarkan Rp 100 Miliar, Pejabat Dijatah Bervariasi
net
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2019 untuk ASN di lingkungan Pemkab Tabanan dianggarkan Rp 100 miliar.

Dan untuk nominalnya masih bervariasi yang diklaim sesuai dengan grade dan berdasarkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) itu sendiri.

Penerima TPP ASN tertinggi adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan dengan nominal Rp 45 Juta perbulan.

Baca: TMMD Pembangunan Jalan di Desa Peninjoan Bakal Libatkan Warga Binaan Rutan Bangli

Baca: Detik-detik Girangnya Shakira Aurum Dibesuk Jokowi & Iriana, Ibu Denada: Sangat Mengharukan

Menurut informasi yang diperoleh, TTP tahun ini yang dianggarkan Rp 100 Miliar akan dibagikan kepada seluruh ASN sesuai dengan jabatan dan kinerja pegawai.

Penerima tertinggi adalah Sekda Tabanan (Eselon IIA) yang mencapai Rp 45 Juta perbulan, selanjutnya diikuti dengan Pejabat Eselon IIB setingkat Asisten Sekda, Kepala Dinas dan Kepala Badan akan menerima TPP bervariasi mulai dari Rp 24 juta, Rp 27 juta, hingga Rp 30 Juta.

Kemudian, pejabat eselon III A setingkat Camat dan Kepala Bagian, informasinya menerima Rp 15 juta. 

Baca: Curi Tas Gucci Senilai Rp 12 Juta, WN Australia Diadili

Baca: Istri Kapolda dan Wakapolda Bersama Ratusan Orang Bersihkan Sampah Plastik di Tahura

Namun, untuk pejabat eselon III A lainnya seperti Sekretaris Dinas (Sekdis) dan Sekretaris Badan (Sekban), mendapat Rp 11,4 Juta.

Pejabat eselon III B setingkat Kabid akan menerima Rp 8 Juta, eselon IV A setingkat Kasi atau Kasubag akan menerima Rp 5 Juta, dan staf yang tidak menjabat rata-rata menerima Rp 2 Juta.

“Penganggarannya kan ada di Bakeuda, kajiannya kami di BKPSDM. Tapi kemarin kami anggarkan Rp 100 Miliar untuk 2019 ini. TPP itu tidak ada naik turun kok, jadi beda dengan beban kerja,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan, I Wayan Sugatra, Kamis (21/2/2019), sembari menyebutkan jumlah seluruh ASN di Tabanan sekitar 7.500 orang.

Baca: Lima Menu Spesial Rasa Lokal Ini Siap Diperkenalkan ke Pengunjung

Baca: Sekawanan Pria Pamer Aksi Mesum di Hadapan Siswi, Waspada 10 Kelainan Seksual Yang Berbahaya Ini

Dia menjelaskan, tahun ini akan mulai diberlakukan TPP karena sebelumnya memberlakukan Tukin (Tunjangan Kinerja).

Terkait penganggaran dan mengenai berapa jumlah total per pejabat ada di Bakeuda.  

Dasar pengeluaran TPP, kata dia, karena evaluasi jabatan (evjab), berdasarkan kinerja dan kemampuan keuangan daerah.

“TPP keluar karena evaluasi jabatan. Selain itu, juga berdasarkan kinerja ASN dan kemampuan keuangan daerah. Untuk sekelas Kadis jumlahnya bervariasi, dan untuk yang khusus (Grade A) mendapat Rp 30 juta sama dengan Asisten Sekda. SK-TPP kan sudah keluar,” tandas Sugatra.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved