Polsek Kutsel Amankan Karyawan Spa, Mifta Ngaku Sudah 3 Kali Lakukan Aksi Penggelapan Uang

Polsek Kuta Selatan mengamankan karyawan Spa New Kuta Hotel bernama Mifta Choirul Muslimah, pelaku kasus penggelapan uang di Spa New Kuta Hotel

Polsek Kutsel Amankan Karyawan Spa, Mifta Ngaku Sudah 3 Kali Lakukan Aksi Penggelapan Uang
Polsek Kuta Selatan
Pelaku penggelapan uang di Spa New Kuta Hotel diamankan Polsek Kuta Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Polsek Kuta Selatan mengamankan karyawan Spa New Kuta Hotel bernama Mifta Choirul Muslimah (20) asal Malang.

Pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan aksi penggelapan uang di spa tempatnya bekerja.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Doddy Monza menjelaskan, berdasarkan laporan korban bernama Evi Neilis Revel asal Samarinda pada Selasa (12/2/2019), korban mendatangi tempat kerjanya di Spa New Kuta Hotel untuk mengecek pembukuan hasil keuangan pelanggan yang datang, namun tidak ada.

Baca: Kemah di Saren Cliff, Siswa SMK Nusa Penida Jatuh dari Tebing Curam

Baca: Mitra Devata Gelar Turnamen Usia Dini di Stadion Ngurah Rai

Korban pun bertanya pada pelaku yang mengatakan uang diletakkan di dalam buku paket, namun tidak ada.

Kemudian korban pulang ke rumahnya untuk menemui pelaku, namun pelaku pun sudah tidak ada.

"Nomor handphone pelaku sudah tidak aktif saat itu, dan pelaku kabur dari rumah korban dengan mengambil barang-barang milik korban," ujarnya.

Baca: 85 Persen Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar Dihuni Napi Narkotika, Banyak yang Ingat Anak

Baca: Petinju Bali, Kornelis Kwangu Langu Dipanggil Ikuti Pelatnas untuk Hadapi Sea Games 2019 di Filipina

Pada 13 Februari 2019 tim Opsnal langsung mendatangi TKP dan mencari pembuktian serta Lidik keberadaan pelaku.

Selanjutnya, Rabu (20/2/2019) sekitar pukul 17.00 Wita, berdasarkan informasi, tim opsnal meluncur ke Jalan Ahmad Yani, Denpasar, dimana pelaku tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Mako Kutsel.

Baca: Begini Video Aksi Striker Timnas Indonesia U-22 Marianus Wanewar yang Picu Kegeraman Fans Kamboja

Baca: Sudah Jaring 60 Pemain Sepakbola Terbaik, Manajer Tim Masih Tunggu Surat Perintah untuk Pra PON

"Saat diinterogasi, pelaku mengakui sudah tiga kali melakukan penggelapan uang. Pertama di Spa satu kali, dan di Spa New Kuta Hotel dua kali. Hasil yang digelapkan tersebut dibelikan handphone Vivo, kasur, peralatan masak dan kamar mandi, bayar kos dua bulan dan makan sehari-hari," ujarnya.

"Iya juga melakukannya sendiri dengan cara membohongi kasir spa alias ngaku-ngaku sebagai anak korban atau atas suruhannya. Ya, diperkirakan korban rugi sebesar Rp 9 juta," tambahnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved