Sudah Jaring 60 Pemain Sepakbola Terbaik, Manajer Tim Masih Tunggu Surat Perintah untuk Pra PON

Tim Sepakbola Pra PON Bali tampaknya sudah siap memulai langkah untuk persiapan menghadapi Pra PON 2019

Sudah Jaring 60 Pemain Sepakbola Terbaik, Manajer Tim Masih Tunggu Surat Perintah untuk Pra PON
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
IGN. Anom Jaksa di Jalan Gatot Subroto, Bali, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Sepakbola Pra PON Bali tampaknya sudah siap memulai langkah untuk persiapan menghadapi Pra PON 2019.

Seleksi yang telah dilakukan sejak Porprov 2017 kemarin sudah menjaring sekitar 60 pemain sepakbola terbaik.

Manajer tim sepakbola Pra PON Bali, IGN. Anom Jaksa menyatakan, untuk memulai latihan dan langkah persiapan selanjutnya ia masih menunggu surat perintah kerja dari Ketua Asprov PSSI Bali.

“Sebenarnya dari sepakbola itu sudah siap-siap saja semenjak Porprov 2017 itu sudah terjaring sekitar 60 pemain yang dijaring oleh tim teleskoting, sudah mendapatkan 60 pemain dari hasil pantauan di porprov kemarin.

"Kami yang ditunjuk sebagai manajer tinggal menunggu surat perintah saja , surat perintah kerja daripada Ketua Asprov-nya, setelah surat perintah itu keluar baru kami memanggil 60 pemain itu, kita adakan seleksi juga, mungkin yang terbaik yang akan kami ambil kira-kira 24 atau 25 pemain saja yang sudah siap kita pakai,” ucapnya di Jalan Gatot Subroto,Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2019).

Baca: 10 Klub Eropa dengan Sponsor Termahal, Mencapai Rp 1,1 Triliun per Musim

Baca: Ni Nengah Mariani Ngaku Sempat Grogi saat Mengikuti Seleksi Atlet Atletik untuk Pra PON 2019

Baca: Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali Fokus ke Persiapan PON 2020

Ia menambahkan 60 pemain sepakbola terpilih tersebut sekarang memiliki kegiatan seperti memperkuat klub di daerahnya masing-masing.

Bali pun memiliki tekadnya sendiri di Pra PON nanti, Anom berkata tim sepakbola Pra PON Bali akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat lolos ke PON 2020 di Papua.

“Kita akan berusaha lolos ke PON lah dulu, mudah-mudahan posisi sekarang bagus, tidak seperti dulu ada yang mafia-mafianya itu,” katanya

Pria yang memiliki kulit sawo matang ini juga menyampaikan, rencananya Tim sepakbola Bali akan meminjam pemain Bali dari Bali United untuk membela Bali di ajang PON 2020 nanti.

“Seperti PON yang dulu ya pasti kita (pinjam), karena Bali United itu juga icon kita dan pemain-pemain terbaik yang ada di sana itu ya kita pakai, dulu kan kita pakai seperti Pager, Putu Gede kita panggil dari Bhayangkara, pasti kita panggil yang terbaiklah untuk mewakili Bali.

"Rencana untuk pemanggilan itu pasti ada,  kita akan minta sama Bali United  memperkuat Bali lah karena beliau juga berdomisili di Bali,” ucapnya

Anom berkata kemungkinan lawan terberat Bali di Pra PON nanti ialah NTB maupun NTT. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved