Hari Raya Nyepi

PLN Prediksi Penurunan Beban Puncak 36 Persen saat Nyepi, tapi Tetap Siagakan Pasokan Daya 905 MW.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, memprediksi terjadinya penurunan pemakaian tenaga listrik hingga 36 persen pada Hari Raya Nyepi, Kamis 7 Maret

PLN Prediksi Penurunan Beban Puncak 36 Persen saat Nyepi, tapi Tetap Siagakan Pasokan Daya 905 MW.
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, memprediksi terjadinya penurunan pemakaian tenaga listrik hingga 36 persen pada Hari Raya Nyepi, Kamis 7 Maret 2019.

Berdasarkan data PLN, prediksi beban puncak listrik saat Nyepi yaitu sebesar 576 MW, sedangkan dalam kondisi normal beban puncak listrik mencapai 900,1 MW.

General Manager PLN UID Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa, mengatakan meskipun terjadi penurunan pemakaian listrik, PLN tetap menyiapkan pasokan daya dari PLTU Celukan Bawang, PLTDG Pesanggaran, serta transfer kabel laut dengan total daya mampu yaitu sebesar 905 MW.

Baca: Rumah Mewah Milik Adik Mantan Pejabat Badung Terbakar, Sumber Api Diduga dari Kabel Milik PLN

Baca: PLN UID Bali Imbau Masyarakat Hemat Listrik Selama Perbaikan Satu Unit Mesin PLTU Celukan Bawang

Baca: Cuaca Ekstrem di Bali, PLN & BPBD Badung Siapkan Tim Reaksi Cepat Penanganan Bencana

Selain itu, demi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan Catur Brata Penyepian, PLN juga menyiagakan sekitar 542 petugas teknik yang tersebar di 51 titik posko siaga di seluruh wilayah Bali.

“Petugas tetap kami siagakan untuk mengantisipasi adanya gangguan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Bendesa Adat setempat,” kata Astawa, saat ditemui di Denpasar, Senin (4/3/2019). (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved