Duka Prajurit Kodam Udayana Sambut Jenazah Sertu Mirwariyadin yang Tewas Dalam Baku Tembak di Papua

"Sebelum diberangkatkan ke rumah duka, jenazah almarhum Sersan Satu Anumerta Mirwariyadin terlebih dahulu disemayamkan di Base Ops Lanud Ngurah Rai."

Duka Prajurit Kodam Udayana Sambut Jenazah Sertu Mirwariyadin yang Tewas Dalam Baku Tembak di Papua
Pendam IX/Udayana
Jenazah Sersan Satu Anumerta Mirwariyadin tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 13.45 Wita, Jumat (8/3/2019) siang tadi. Mirwariyadin merupakan satu di antara prajurit TNI yang gugur dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga Papua. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satu dari tiga orang prajurit TNI AD yang gugur dalam kontak senjata melawan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga Papua merupakan sosok pasukan elite kopassus yang bergabung sejak 2015 silam.

Putra 26 tahun asal Bima tersebut bernama Sersan Satu Anumerta Mirwariyadin yang jenazahnya telah tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 13.45 Wita, Jumat (8/3/2019) siang tadi.

Almarhum secara langsung disambut Kasdam beserta staf Kodam IX/Udayana.

Dengan wajah penuh duka dan penghormatan, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto, mengatakan bahwa pemakaman almarhum Sersan Satu Anumerta Mirwariyadin akan dilaksanakan di Bima.

Dia melanjutkan, saat ini jenazah sudah berada di Base Ops Lanud Ngurah Rai setelah diberangkatkan dari Bandara Timika, Papua menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Baca: Komang Arya dan Ketut Novita Permatasari Berjodoh Setelah Tradisi Omed-Omedan

Baca: Kamu Sering Merasa Lelah pada Waktu Tertentu Setiap Hari? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Diabetes

"Sebelum diberangkatkan ke rumah duka, jenazah almarhum Sersan Satu Anumerta Mirwariyadin terlebih dahulu disemayamkan di Base Ops Lanud Ngurah Rai untuk kemudian diterbangkan menuju Bandara Internasional Lombok pukul 18.20 Wita menggunakan maskapai Nam Air," kata dia melanjutkan.

Rencananya, sambung Jonny, jenazah dibawa ke rumah duka melalui jalan darat di Desa Nipa Kec. Ambalawi Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat.

"Atas kejadian ini seluruh prajurit Kodam IX/Udayana turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa tersebu,t demi menjalankan tugas mulia untuk menegakkan kedaulatan bangsa dan Negara Republik Indonesia," ucapnya melalui siaran pers yang diterima tribun-bali.com, Jumat (8/3/2019), malam ini.

Jonny menyebut, karena pengabdiannya yang luar biasa maka oleh negara dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari Sersan Dua menjadi Sersan Satu Anumerta.

Baca: KPU Bali Sebut Terima Informasi 34 WNA Masuk DPT, Terbanyak dari Tiongkok dan Jepang

Baca: Angel Vanessa dan Pria 20 Tahun Digerebek Saat Bercumbu, Terkuak Kisah Semasa SD hingga Ketemuan

Diketahui, kejadian tersebut bermula ketika pasukan TNI AD yang berkekuatan 25 orang tiba di Distrik Mugi dalam rangka mengamankan jalur pergeseran pasukan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena ke Mamugu di Kabupaten Nduga Papua.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved