Dua Kali Dipukul Suporter hingga Masuk RS, Cerita Wasit Nasional Asal Denpasar Selama Berkarier

Pria berkulit sawo matang ini mengatakan, banyak pengalaman yang ia dapatkan semenjak menjadi seorang wasit resmi sepak bola

Dua Kali Dipukul Suporter hingga Masuk RS, Cerita Wasit Nasional Asal Denpasar Selama Berkarier
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
WASIT SENIOR - Ali Mustofa, salah-satu wasit nasional sepak bola dari Bali, saat ditemui di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (9/3). Ali akan pensiun tahun ini, dan berharap ada penerusnya dari Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wasit adalah unsur penting dalam pertandingan sepak bola.

Laga resmi sepak bola tak akan berjalan teratur tanpa wasit.

Ali Mustofa berbagi pengalamannya menjelang pensiun sebagai wasit nasional sepak bola asal Denpasar.

Sebagai pemimpin pertandingan ataupun penentu keputusan saat pertandingan sepak bola berjalan, menjadi seorang wasit bukanlah hal yang mudah bagi Ali Mustofa.

Berbagai macam risiko, kata Ali Mustofa, menanti wasit.

Misalnya dicacimaki bahkan menjadi sasaran amarah para suporter dan tim dalam pertandingan.

Baca: Aliansi Perempuan Bali Sampaikan 6 Tuntutan Ini dalam Aksi Peringatan Hari Perempuan Internasional

Baca: Sulap Kerang jadi Kalung dan Anting, Mulyadi Raup Untung Capai Rp 10 Juta per Bulan

Bagi pria berusia 45 tahun yang merupakan wasit nasional sepak bola asal Denpasar ini, risiko itu sudah bukan hal yang mengejutkan lagi.

Sudah dimakluminya.

Ali bercerita, awal ketertarikannnya pada dunia perwasitan adalah dari ajakan teman-temannya.

Namun, meski awalnya coba-coba, Ali ternyata kemudian serius untuk menekuninya.

Halaman
1234
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved