Tak Lapar Siang Hari tapi Banyak Makan Malam Hari? Mungkin Kamu Mengalami Night Eating Syndrome

Kamu lebih suka makan di malam hari dan dengan porsi yang cukup banyak di waktu tersebut, bisa jadi kamu mengalami yang namanya Night Eating Syndrome

Tak Lapar Siang Hari tapi Banyak Makan Malam Hari? Mungkin Kamu Mengalami Night Eating Syndrome
vitatalalay.com via Tribun Style
Ilustrasi makan di malam hari.  

TRIBUN-BALI.COM - Jika kamu lebih suka makan di malam hari dan dengan porsi yang cukup banyak di waktu tersebut, bisa jadi kamu mengalami yang namanya Night Eating Syndrome (NES).

NES merupakan gangguan makan yang ditandai dengan kebiasaan makan tengah malam.

Gangguan ini bisa menyerang pria ataupun wanita.

Berbeda dengan binge eating disorder yang cenderung makan porsi besar dalam satu waktu, orang dengan NES mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering, terutama di malam hari. 

Baca: Begini Suasana Hati Para Pemain Real Madrid Menyambut Kembalinya Zidane ke Klub Tersebut

Baca: Kondisi Terkini Vanessa Angel Makin Memprihatinkan di Penjara, Derita Sakit Ini & Sangat Kesepian

Orang yang memiliki NES tidak merasa lapar saat pagi dan siang hari, tetapi keinginan untuk makan saat malam justru sangat besar.

Penderita NES juga seringkali merasa kesulitan tidur, karena hormon melatonin atau hormon pemicu kantuknya lebih rendah dibanding orang lain.

Beberapa faktor pemicu NES adalah masalah pola tidur, perubahan hormon, riwayat obesitas, depresi, gangguan kecemasan, penyalahgunaan obat-obatan dan faktor genetik.

Kelebihan asupan akibat makan di malam hari yang didukung dengan kurangnya aktivitas tubuh, dapat meningkatkan risiko kegemukan atau meningkatkan berat badan.

Baca: Download 10 Lagu MP3 Yang Cocok Untuk Didengarkan Dan Menginspirasi Saat Senja

Baca: Kamu Menderita Maag? Hindari Mengonsumsi Makanan Ini atau Asam Lambungmu Akan Naik

Saat kamu terkena obesitas atau kelebihan berat badan, maka kamu dengan mudah dapat terserang penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.

NES bisa diobati melalui beberapa cara seperti menggunakan obat anti depresan untuk memperbaiki pola makan dan mood.

Cara lainnya adalah dengan melakukan terapi perilaku kognitif (CBT), konseling gizi, atau fisiologi olahraga seperti terapi perilaku dialktik (DBT) atau terapi interpersonal (TI).

(Nationalgeographic.co.id/Nathania Kinanti)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Mengenal Night Eating Syndrome, Tak Lapar di Siang Hari Tapi Makan Banyak di Malam Hari

Editor: Irma Budiarti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved