Sayangi Kesehatan Anda! Berapa Jam Sebaiknya Memegang Ponsel dalam Sehari?

Ada sebuah studi yang mengatakan bahwa anak di bawah udia 14 tahun sebaiknya tidak menggunakan ponsel lebih dari dua jam

Sayangi Kesehatan Anda! Berapa Jam Sebaiknya Memegang Ponsel dalam Sehari?
Ilustrasi pixabay.com
ilustrasi bermain ponsel. 

TRIBUN-BALI.COM - Ponsel kini sudah menjadi barang yang melekat di keseharian kita.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Internet of Things Indonesia Digital Society, Fita Maulani menyebutkan, Riset International Data Corporation (IDC) di 2018 menunjukan 80 persen pengguna ponsel pintar bahkan mengecek layar ponsel dalam waktu lima menit setelah bangun.

Sementara data olahan Asosiasi Pengguna Jasa dan Internet Indonesia (APJII) selama 2012-2018 juga menunjukkan, pengguna internet Indonesia terus bertambah.

Kenaikan tertinggi terjadi pada 2014 ketika layanan 4G masuk ke Indonesia. Angkanya mencapai 50,6 persen. Setelahnya, kenaikan mencapai rata-rata 8-10 persen per tahun.

Hingga data terakhir menunjukkan, 143,26 juta (54,7 persen) dari total populasi Indonesia (262 juta) menggunakan internet.

Baca: Penderita Kecanduan Internet Meningkat, Ini Gejalanya

50,8 persen masyarakat mengakses internet menggunakan smartphone atau tablet. Di kalangan milenial usia 20-35 tahun, 94,4 persennya telah terkoneksi internet.

Sebanyak 98,2 persennya menggunakan ponsel pintar rata-rata 7 jam sehari. Bahkan 79 persennya langsung memeriksa ponsel pintar 1 menit setelah bangun tidur.

"Perkembangan teknologi artinya banyak kemudahan, namun di saat yang sama screentime lebih lama dan berisiko terhadap kesehatan," kata Fita dalam sebuah acara diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

Baca: Studi Ini Menunjukkan Perilaku Pecandu Media Sosial Mirip Kecanduan Narkoba

Salah satu risikonya adalah kerusakan syaraf tepi atau neuropati. Syaraf tepi adalah penghubung organ tubuh dengan syaraf pusat yaitu otak dan sumsum tulang belakang dengan seluruh organ tubuh.

Ada pula risiko lainnya, seperti kerusakan mata, gangguan psikologis, dan lainnya.

Halaman
123
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved