Minum Obat Penghenti BAB saat Diare Ternyata Tak Direkomendasikan WHO, Ini Sebabnya

Ketika sedang dilanda diare, mungkin hal pertama yang Anda lakukan adalah meminum obat-obatan penghenti diare.

Minum Obat Penghenti BAB saat Diare Ternyata Tak Direkomendasikan WHO, Ini Sebabnya
Tribun Bali
Ilustrasi Diare 

TRIBUN-BALI.COM - Ketika sedang dilanda diare, mungkin hal pertama yang Anda lakukan adalah meminum obat-obatan penghenti diare.

Namun, rupanya tindakan ini tidak direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia ( WHO).

Hal tersebut diungkapkan oleh dr Felix Samuel, M.Kes, Dokter Umum dan Kepala Unit Emergency RS Pondok Indah dalam paparan bertajuk "Kasus Gawat Darurat Saat Liburan" di Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf, Bogor, Jumat (12/4/2019).

Dia mengatakan, diare merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan toksin. Karena tidak nyaman, loperamide diminum untuk menghentikan diare.

Baca: Hasil Lab Keluar 7-10 Hari, Ungkap Kasus Diare Massal di Tabanan

Baca: 6 Alasan Perut Anda Tetap Buncit Meski Sudah Diet Ketat

Namun, hal ini bisa berbahaya. Pasalnya, loperamide bekerja dengan memperlambat gerakan usus sehingga frekuensi buang air besar berkurang.

Pada diare non spesifik, seperti diare yang disebabkan oleh alergi susu atau santan, mungkin hal ini tak akan menjadi masalah.

Namun pada kasus diare serius, seperti disentri, penggunaan loperamide malah bisa menyebabkan nyeri perut dan kembung, sementara diare tidak selesai dan akan berlanjut setelah efek loperamide hilang.

"Makanya yang harus kita obati bukan gejalanya, tetapi penyebabnya," ujar Felix.

Selain itu, diare akut atau gastroenteritis yang biasanya terjadi saat liburan sebetulnya bisa sembuh sendiri dalam tujuh hari bila disebabkan oleh virus.

Baca: 6 Jenis Sakit Perut Ini Sering Tak Dianggap Padahal Bisa Jadi Gejala Kanker Pencernaan, Ini Cirinya

Baca: Begini Kondisi Anak Orangutan yang Akan Diselundupkan dari Bali ke Rusia, Perut Membengkak

Namun bila disebabkan oleh bakteri, penanganannya memang memerlukan antibiotik.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved