Pemilu 2019

Masih Bisa Nyoblos Setelah Pukul 13.00 Wita, Tapi Ada Syaratnya

Jaya Negara menegaskan masyarakat masih bisa melakukan pencoblosan walaupun sudah lewat dari pukul 13.00 Wita, tapi dengan syarat dan ketentuan ini

Masih Bisa Nyoblos Setelah Pukul 13.00 Wita, Tapi Ada Syaratnya
Tribun Bali/I Putu Supartika
Rapat persiapan Pemilu 2019 di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (15/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (17/4/2019), seluruh masyarakat Indonesia akan memberikan hak pilihnya di TPS dalam gelaran Pemilu serentak 2019.

Namun ada kesimpangsiuran mengenai batas waktu pelaksanaan pencoblosan.

Terkait hal itu, Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengamini bahwa masih banyak masyarakat yang bingung terkait pembatasan waktu pemilih.

Di masyarakat tersiar kabar bahwa pukul 13.00 Wita sudah tak bisa memilih atau mencoblos lagi.

Namun Jaya Negara memberikan sebuah gambaran lain.

"Jumlah pemilih di masing-masing TPS kurang lebih 300 orang. Ada lima kotak suara dan ada lima surat suara yang mesti dicoblos. Kalau dihutung per pemilih di bilik mereka memerlukan waktu tercepat 8 menit. Kalau 8 menit dikalikan 300 butuh 2400 menit. Sehingga jika pencoblosan mulai pukul 07.00 Wita maka waktu tercepat selesainya yakni 8 jam atau pukul 15.00 Wita baru selesai," kata Jaya Negara dalam rapat persiapan Pemilu 2019 di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (15/4/2019).

Baca: H-2 Pemilu 2019, Ini Harapan Bawaslu Kepada Masyarakat

Baca: Tak Ada TPS di Bandara Ngurah Rai, Manajemen Siapkan Langkah Ini untuk Pencoblosan Rabu Nanti

Dikarenakan kesimpangsiuran tersebut, Jaya Negara menegaskan bahwa masyarakat masih bisa melakukan pencoblosan walaupun sudah lewat dari pukul 13.00 Wita.

Akan tetapi, mereka sudah harus melakukan pendaftaran sebelum pukul 13.00 Wita.

"Ada isu kalau di atas pukul 13.00 Wita sudah ditutup. Kami sudah koordinasi, bahwa sejauh masyarakat mendaftar pukul 13.00 Wita bisa terlayani dengan baik," katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved