Tak Bisa Nyoblos di Sembarang TPS Menggunakan e-KTP, Ini Syaratnya

Beredar hoax yang mengatakan bahwa dengan e-KTP bisa melakukan pemilihan di TPS manapun.

Tak Bisa Nyoblos di Sembarang TPS Menggunakan e-KTP, Ini Syaratnya
Hai-Online.com
Ilustrasi pilkada dan mencoblos. Mencelupkan jari ke dalam tinta seperti di foto di atas ternyata salah loh! 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya mengatakan beredar hoax yang mengatakan bahwa dengan e-KTP bisa melakukan pemilihan di TPS manapun.

"Saya tadi ditelepon petinggi Parpol, dia nanya apakah benar bisa nyoblos dengan e-KTP di semua TPS, saya bilang kalau e-KTP hanya bisa digunakan bagi yang tidak terdaftar di DPT dan memilih harus di tempat domisili yang tertera pada e-KTP," katanya.

Arsa Jaya mengatakan ada tiga mekanisme dalam pencoblosan.

Pertama ada pemilih yang tercantum di DPT saat memilih membawa C6, e-KTP, SIM, Pasport, KK, atau Suket bagi yang belum mendapat e-KTP.

Mereka bisa memilih mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita.

Yang kedua yakni DPTb atau mereka yang sudah terdaftar di DPT namun pindah memilih.

Saat memilih yang masuk DPTb ini membawa A5 dan e-KTP.

Sementara mereka yang berstatus WNI namun tidak terdaftar di DPT dapat menggunakan hak pilihnya menggunakan e-KTP.

Mereka tersebut dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Namun mereka hanya diperbolehkan memilih saat pukul 12.00-13.00 Wita selama surat suara masih tersedia.

Dan untuk lokasi memilihnya hanya bisa di TPS sesuai dengan domisili atau tempat tinggal yang tertera pada e-KTP.

Sementara itu, pemilih saat melakukan pencoblosan di bilik suara tak diperkenankan mengoperasikan HP, kamera, maupun HT.

"Boleh membawa, tapi tidak boleh mengoperasikan atau mendokumentasikan di bilik suara," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved