Berita Bali
Penyandang Disabilitas Capai 25.963 Orang, Dinsos P3A Bali Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Penyandang Disabilitas Capai 25.963 Orang, Dinsos P3A Bali Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Data penyandang disabilitas di Bali semester I tahun 2025 berjumlah 25.963 orang dimana sebanyak 11.826 orang adalah disabilitas fisik.
Angka ini terjadi peningkatan jika dibanding periode sama di tahun lalu.
“Terjadi peningkatan tetapi tidak terlalu signifikan biasanya disabilitas terjadi tidak hanya dari lahir tapi bisa memang dari usia. Kadang-kadang disabilitas pendengarannya berkurang atau karena usia dan karena penyakit,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Ni Putu Yuni Candrayanti, Jumat 29 Agustus 2025.
Baca juga: TERUNGKAP Ada Luka Robek di Kelamin Mahasiswi Made Vaniradya, Ini Pengakuan Sang Pacar
Ia menambahkan pihaknya mengajak adanya kolaborasi baik dari pihak swasta maupun masyarakat untuk penanganan penyandang disabilitas di Bali karena jumlah penyandang disabilitas disini cukup besar.
Dan salah satu organisasi keagamaan Walubi Bali pun concern terhadap penyandang disabilitas di Bali dengan memberikan bantuan berupa kursi roda dan uang tunai.
Pada hari ini Walubi Bali menyerahkan donasi sebanyak 20 unit kursi roda standar dan uang tunai Rp 20 juta kepada Puspadi Bali.
Baca juga: Adiknya Dihabisi Secara Brutal di Blahbatuh Gianyar, Kakak Made Agus: Saya Siap Habisi 3 Pelaku
“Ini salah satu dari berbagai rangkaian kegiatan sosialnya. Kita melihat dari Walubi Bali bahwa Yayasan Puspadi dan YPK Bali ini memiliki misi kemanusiaan yang hampir sama dengan Walubi Bali. Melihat kesamaan itu kami mensupportnya,” kata Sekretaris Jenderal DPD Walubi Bali, Dr. Pierre Senjaya.
Lebih lanjut ia menyampaikan Puspadi Bali berbeda dari Yayasan sejenis lainnya karena dia tidak menyalurkan bantuan saja tetapi mereka membuat.
Dimana ada ruangan khusus disini untuk membuat alat bantu bagi penyandang disabilitas yang tidak bisa berjalan secara normal.
“Saya lihat macamnya cukup banyak dan yang lebih luar biasa lagi alat bantu kaki palsu ini dibuat sendiri buatan asli Bali atau made in Bali. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mobilitas mereka,” ungkapnya.
Menurutnya Puspadi Bali tentu memiliki keterbatasan dalam hal produksi kaki palsu dan lain sebagainya itu akan didukung oleh Walubi Bali agar produksinya berjalan lancar dengan memberikan donasi selain kursi roda juga berupa uang tunai.
UPAYA PHDI Denpasar Ringankan Beban Umat, Gelar Upacara Menek Kelih Hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
Gelar Aksi Damai ke Kantor Gubernur, Partai Buruh Exco Bali Tuntut Stop PHK dan Hapus Outsourcing |
![]() |
---|
Kejati Bali Dorong Penanganan Tindak Pidana Korupsi Lewat Mekanisme DPA, Lazim di Luar Negeri |
![]() |
---|
Pemprov Bali Nantikan Pusat Untuk Penentuan Lokasi Tersus LNG |
![]() |
---|
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup Hampir Dua Jam, Antrean Kendaraan Mengular |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.