Kecelakaan di Bali

TRAGEDI Kecelakaan di Jembrana & Klungkung Telan Korban Jiwa, Oleng di Jalur Tengkorak Lalu Terjatuh

Dia menyebutkan, penyebab kematian warga Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, karena menderita cedera kepala.

ISTIMEWA
TKP - Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan sepeda motor dan truck di Jalan Rama, Semarapura, Jumat (29/8/2025). 

TRIBUN-BALI.COM  - Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan lalulintas out of control (OC) di Jalur Tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Kamis (28/8) sore kemarin.

Adalah I Nengah Sumberdana (58) yang tewas di TKP dengan kondisi telungkup karena menderita cedera kepala. Korban diduga berbenturan keras dengan aspal jalan hingga sebabkan darah berceceran di jalan raya.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa yang terjadi pada kilometer 77-78 Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 Wita. 

Bermula dari sepeda motor matik DK 4995 ZI yang dikemudikan korban I Nengah Sumberdana asal Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan tersebut bergerak dari arah barat ke timur atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. 

Baca juga: LIRIK Pembangunan Bandara Bali Utara, Dorong Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Pariwisata

Baca juga: ANGKUT Sampah Sampai 4 Ton, DLHK Soroti Sampah Pedagang di Pantai Seminyak Tak Terurus!

Setiba di TKP yang saat itu dengan situasi jalan lurus disertai turunan landai dan cuaca cerah, pengendara sepeda motor justru tak bisa menguasai kendaraan dan oleng kemudian terjatuh di Jalan Raya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera kepala dan meninggal dunia di TKP. Diduga, saat terjatuh, kepala korban berbenturan dengan aspal jalan raya di TKP. 

"Satu orang pemotor meninggal dunia di TKP," ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan saat dikonfirmasi, Jumat (29/8). 

Dia menyebutkan, penyebab kematian warga Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, karena menderita cedera kepala. Pascakejadian tersebut, korban telah dievakuasi. 

"Kami imbau seluruh masyarakat terutama pengguna jalan raya agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi diri sendiri serta arus lalulintas sekitar ketika berkendara untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi di kemudian hari," imbaunya. 

Sementara itu, warga asal Desa Kusamba, I Nyomam Badra (55) meninggal dunia, setelah ia tersungkur karena diserempet truk di Jalan Rama, Semarapura, Klungkung, Jumat (29/8) pagi. Nyawa Badra tidak bisa diselamatkan, karena mengalamk cedera kepala berat (CKB) dan cedera leher.

Berdasarkan informasi, kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Berawal dari mobil truk Isuzu Nopol DK 8791 DP yang dikemudikan Nengah Artawa (43) asal Desa Jati Luwih, Tabanan melaju dari barat (Semarapura) ke Timur (Karangasem).

Ketika tiba di TKP, tepatnya di sebelah timur Simpang Empat Gudang Surya Wilayah Kelurahan Semarapura Klod, pengemudi truk berusaha menghindari kondisi jalan bergelombang dan tidak rata.

Di saat bersamaan, korban yang mengendarai sepeda motor Vario Nopol DK 4998 NC, juga bergerak di jalur kiri dari arah yang sama. Ini membuat truk langsung menyenggol sepeda motor yang dikendarai korban, sehingga terkapar di aspal.

Korban langsung jatuh dan mengalami luka-luka. Korban meninggal di TKP. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Untung Laksono membenarkam kejadian tersebut, menurutnya korban meninggal di TKP karena alami cedera kepala berat (CKB) dan cedera leher.

"Korban meninggal dunia, alami CKB dan cedera leher," ungkapnya. (mpa/mit)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved