Blok A Pasar Semarapura Jadi Percontohan Pasar Tradisional Berkonsep Modern

Ratusan pedagang sudah mulai menempati kios dan los, di Blok A Pasar Semarapura, Minggu (21/4/2019)

Blok A Pasar Semarapura Jadi Percontohan Pasar Tradisional Berkonsep Modern
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Para pedangang  mengikuti proses pengundian untuk penempatan kios dan los di Blok A Pasar Semarapura belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ratusan pedagang sudah mulai menempati kios dan los, di Blok A Pasar Semarapura, Minggu (21/4/2019).

Sudah lebih dari 6 bulan, pedagang tersebut berjualan di lokasi relokasi karena proses pembangunan pasar berkonsep modern tersebut.

Pasar tersebut rencananya akan di-launching bersamaan dengan pembukaan helatan Semarapura Festival, Minggu (28/4/2019) mendatang

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, Gedung Blok A Pasar Semarapura ini akan menjadi percontohan pasar tradisional yang berkonsep modern.

Baca: 7 Sekolah Terpaksa Masih UNKP Akibat Tak Punya Sarana dan Wilayah Blank Spot

Baca: Tak Punya Sarana dan Wilayah Blank Spot, 7 Sekolah di Tabanan Terpaksa Masih UNKP

Dengan penataan kios dan los pedagang menghadap ke dalam seperti mal, memberikan kesempatan yang sama kepada pedagang untuk dikunjungi semua pembeli.

Pihaknya juga berharap kedepannya dengan konsep pasar modern ini, para penjual maupun pembeli bisa lebih nyaman dalam berbelanja.

Para pedagang juga diminta untuk menjaga kebersihan di masing-masing kios maupun los serta penataan barang-barang daganganya agar tidak terlihat kumuh.

Baca: Rio Dewanto Gandeng Robi Navicula Bikin Album Kompilasi Tema Anak dan Lingkungan

Baca: Crystal Bay Nusa Penida, Pantai Eksotis yang Makin Diminati Wisatawan

”Apabila dengan konsep pasar modern ini, kegiatan jual beli menjadi lebih ramai karena fasilitasnya yang lebih nyaman dan aktivitas pasar menjadi lebih hidup, ke depan semua blok pasar di Klungkung akan dibangun dengan konsep yang sama," ujar Suwirta.

Nantinya di Blok A Pasar Semarapura juga akan disediakan panggung, untuk gelaran-gelaran fashion show.

Khususnya fashion show kain endek ataupun rang-rang, yang menjadi ciri khas Kabupaten Klungkung.

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved