CPS Dua Tahun Tak Ngantor, Perawat Diduga Terjerat Kasus Penipuan

Hampir dua tahun lamanya, seorang oknum perawat Puskesmas Bangli 1 dikabarkan tidak pernah ngantor

CPS Dua Tahun Tak Ngantor, Perawat Diduga Terjerat Kasus Penipuan
Tribun Jabar
Ilustrasi penipuan. CPS Dua Tahun Tak Ngantor, Perawat Diduga Terjerat Kasus Penipuan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hampir dua tahun lamanya, seorang oknum perawat Puskesmas Bangli 1 dikabarkan tidak pernah ngantor.

Usut punya usut, oknum berinisal CPS ini terjerat kasus penipuan, serta masuk dalam daftar pencairan orang (DPO)

Kepala Puskesmas Bangli 1, dr. AA Gede Mahendra Putra membenarkan bahwa salah satu perawatnya tidak pernah ngantor, terhitung sejak 2017 lalu.

Pihaknya mengaku telah melakukan upaya pemanggilan secara lisan maupun tertulis, namun tidak ada respons.

Pun demikian, saat pihaknya memerintahkan seorang staf untuk mendatangi langsung kediaman CPS, hasilnya juga nihil.

“Baik pihak keluarga yang bersangkutan ataupun keluarga dari pihak suaminya, juga tidak bisa memberi tahu alamatnya (CPS) di mana. Pernah salah seorang staf bertemu dengan yang bersangkutan di wilayah Gianyar. Namun hanya sekali itu saja ketemu, dan sampai hari ini tidak pernah diketahui lagi keberadaannya,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (21/4/2019).

Baca: 25 Hari Pelaku Pembobol Sesari di Pura Belum Ditangkap

Baca: Seorang Pria Memotong Jari Tangannya karena Kesal Salah Pilih Partai saat Pemilu

Gung Mahendra mengungkapkan, oknum perawat asal Bangli itu sebelumnya sempat berpindah-pindah tugas.

Pada tahun 2015, awal mula dirinya memimpin Puskesmas Bangli 1, diakui bahwa CPS cukup rajin ngantor.

Setahun kemudian, CPS mengajukan pindah tugas ke Dinas Kesehatan, namun tak lama berselang yang bersangkutan kembali pindah ke Puskesmas Bangli 1.

“Sekitar tahun 2016 akhir, dia pindah dinas (dengan cara) mengajukan sendiri. Selanjutnya sekitar tahun 2017 dia mutasi lagi ke Puskesmas Bangli. Kabarnya, sejak bertugas di Dinas (Kesehatan) dia sudah malas ngantor. Dia juga sempat pindah ke Puskesmas Bangli utara, dan juga tidak pernah ngantor. Semenjak di Puskesmas Bangli 1, dia hanya sekali ngantor dan tidak pernah ngantor lagi,” ungkapnya.

Baca: FKUB Indonesia Kutuk Aksi Teror di Sri Lanka, Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Baca: Alumnus Ubaya Susun Skripsi 1.150 Lembar Dalam 45 Hari, Ini Isinya

Selain tidak pernah ngantor, Gung Mahendra juga mendapatkan informasi dari Polda Bali, bahwa CPS terlibat kasus penipuan dan kini masuk dalam daftar DPO.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved