Peringati Hari Bumi dengan Bersih Pantai Sepanjang 1 Km

Untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada hari ini, Senin (22/4/2019), ratusan orang melaksanakan bersih-bersih pantai dari sampah plastik

Peringati Hari Bumi dengan Bersih Pantai Sepanjang 1 Km
Tribun Bali/I Putu Supartika
Aksi bersih-bersih pantai mertasari dalam rangka memperingati Hari Bumi, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada hari ini, Senin (22/4/2019), ratusan orang melaksanakan bersih-bersih pantai dari sampah plastik di Dream Island, Pantai Mertasari Sanur, Denpasar.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Pemkot Denpasar, nelayan, perguruan tinggi, dan beberapa komunitas yang ada di Denpasar.

Para peserta bersih-bersih pantai ini berjalan sepanjang 1 km untuk memungut sampah yang ada di pantai.

Adapun sampah yang dipungut yakni sedotan, styrofoam, botol plastik, dan sampah plastik lainnya.

Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, I Nyoman Radiarta, menyatakan upaya menjaga kelestarian bumi dari ancaman sampah plastik menjadi tanggung jawab bersama seluruh manusia.

Baca: Tes Kepribadian - Pilih Satu dari Empat Kartu Tarot Ini dan Simak Rahasia Pesonamu

Baca: 30 Persen Soal di Luar Bidang Akademis, Hari Ini 13.132 Siswa SMP di Denpasar Jalani Ujian

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk hal tersebut, salah satunya dengan riset dan pengembangan.

Melalui riset, manusia mampu menjabarkan wawasan ilmiah sebagai landasan untuk menciptakan kontribusi bagi keberlangsungan kehidupan di bumi.

Ada tiga agenda yang digelar dalam peringatan Hari Bumi ini, yakni aksi lestari dengan bersih-bersih pantai, kelas lestari yakni mengolah sampah plastik jadi bahan bernilai, dan talkshow yang akan digelar esok, Selasa 923/4/2019) di Kampus Unud Sudirman.

"Acara ini mengangkat tema Bumi Asyik Tanpa Sampah Plastik!, dengan melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari generasi muda, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, non governmental organization, swasta, media, Pemerintah Daerah Kota Denpasar & Provinsi Bali, pemerintah pusat dalam satuan kerja KKP, dan yang tak kalah penting adalah nelayan Kota Denpasar," katanya.

Baca: CPS Dua Tahun Tak Ngantor, Perawat Diduga Terjerat Kasus Penipuan

Baca: 25 Hari Pelaku Pembobol Sesari di Pura Belum Ditangkap

Ia menambahkan, "Agenda lestari pada hari pertama diawali dengan Aksi Lestari berupa Beach and Mangrove Clean Up, Vlog Competition, dilanjutkan dengan Launching dan Sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara tahap 2, serta Kelas Lestari berupa pengolahan sampah plastik jadi Bahan Bakar Minyak."

Melalui rangkaian agenda lestari tersebut, diharapkan dapat memberikan stimulasi kepada masyarakat untuk mulai memberikan kontribusinya dalam menjaga lingkungan sesuai dengan tugas dan peran masing-masing, dimulai dari hal sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengolah sampah plastik menjadi barang multiguna.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved