Video Horor Bocah Bermain di Depan Cermin, sang Ayah Beberkan Fakta Ini

Ibu bocah tersebut kemudian memanggilnya dan bocah tersebut kemudian menengok ke arah kamera.

Video Horor Bocah Bermain di Depan Cermin, sang Ayah Beberkan Fakta Ini
TANGKAP LAYAR TRIBUN SOLO
Tampak seorang anak balita yang memakai kaus hitam sedang bermain di depan kaca. Sempat viral video seorang anak balita yang menunjukkan pantulan kaca dan aslinya berbeda. Video tersebut diunggah akun Facebook Nasrullah Napi pada Sabtu (27/4/2019). 

Video Horor Bocah Bermain di Depan Cermin, sang Ayah Beberkan Fakta Ini

TRIBUN-BALI.COM - Sempat viral video seorang anak balita yang menunjukkan pantulan kaca dan aslinya berbeda.

Video tersebut diunggah akun Facebook Nasrullah Napi pada Sabtu (27/4/2019).

Tampak seorang anak balita yang memakai kaus hitam sedang bermain di depan kaca.

Baca: Live streaming Liga Champions Barcelona vs Liverpool, Kick-off 03.00 WITA, Barcelona Waspada

Baca: UPDATE Real Count KPU Pilpres Jokowi vs Prabowo Pukul 22.00 WITA, Data Masuk 60,8 Persen

Baca: Masa Bakti Tri Rismaharini Berakhir 2020, Ini Deretan Nama yang Siap Maju di Pilwali Surabaya

Ibu bocah tersebut kemudian memanggilnya dan bocah tersebut kemudian menengok ke arah kamera.

Tetapi bayangan di cermin tersebut tidak sinkron dengan gerakan bayi tersebut.

Ibu tersebut terlihat panik dan meminta sang suami untuk memindahkan anaknya.

"Jangan bagi anak main cermin malam2. Kalau tak ini lah jadinya. #untukyangkuatsemangat #cerminlag. Tengah syok main game, tiba-tiba orang rumah panggil suruh ambik anak. Ingat ade ape lah, bila tengok video ni balik haish seram!" tulis akun tersebut.

Bayi tersebut bernama Mohammad Naeyl yang berusia 9 bulan.

Baca: Sebelum Meregang Nyawa, Sherly Mahardika Sempat Melawan, Namun Kodok Makin Beringas

Baca: Sebelum Meninggalkan Jasad Kekasihnya, Kodok Sempat Mencium Kening Korban dan Lakukan Ini

Baca: Terkuak Fakta Baru: Setelah Membunuh, Kodok Sempat Rencanakan Buang Jasad Kekasihnya

Dikutip dari Mstar, Nasrullah mengaku bahwa video tersebut merupakan hasil dari editan.

"Sebenarnya, banyak video yang saya buat menggunakan teknik ini disebut masking tetapi tidak semulus video kali ini," kata pemilik perusahaan produksi Jumper Motion.

Dia mengatakan tak berniat mengejek siapapun ketika mengunggah video tersebut ke media sosial.

"Ini tidak mudah untuk menghasilkan video, saya butuh setengah jam untuk merekam video anak serta dua hari untuk mengedit video 10 detik," ujarnya. (*)

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/April)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved