Cerita Mistis Warga Padang Sumbu Kaja Bertemu Manusia Kepala Babi
Pertigaan itu memang tempat unjuk kebolehan dalam memamerkan tingkat kesaktian. Bahkan dirinya pernah berperang di sana dan menang.
Ia mengatakan setelah pukul 19.00 Wita dirinya tidak berani berada di luar rumah, apalagi melintasi pertigaan itu.
Banyak kejadian terjadi di pertigaan itu.
Seperti ayam dan anak ayam berkeliaran yang sebenarnya bungsil (kepala kecil), ada mobil melintas yang sebenarnya guungan (kurungan) ayam, dan gedebong (batang pohon pisang).
Dulu ada petugas pembagi air sawah yang bekerja malam hari.
Tiba-tiba ada gedebong yang menghalanginya.
Gedebong itu dipindahkan, namun usai dipindahkan tiba-tiba kembali ke tempat awal.
“Tenget sajan ditu nike, nak peteng dedet pidan. Bek sajan nak bise ngeliak nyoba ilmu ditu (angker sekali di sana, gelap gulita di sana, banyak sekali yang bisa ngeliak (ilmu hitam) mencoba ilmunya di sana)," kata Rubig dengan nada serius. (anak agung putu santiasa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pertigaan-padang-sumbu.jpg)