EKSEKUSI MATI DUO BALI NINE

Putra Sulungnya Ditembak Mati, Sakit Hati Ibu Myuran Sampai Mati

Raji merasa sebagai ibu telah terhukum selama 10 tahun atas perbuatan kriminal anaknya dan sekarang ia akan merasa bersalah seumur hidupnya

Putra Sulungnya Ditembak Mati, Sakit Hati Ibu Myuran Sampai Mati
Tribun Bali/Zaenal
Raji Sukumaran, Ibunda Myuran 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai putra sulungnya dieksekusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Raji Sukumaran yang tidak lain adalah ibunda Myuran Sukumaran mengirimkan surat terbuka untuk Presiden RI, Joko Widodo.

Surat ini berisi curahan hati atas duka cita yang kini dihadapi dan juga sakit hati yang mendalam.

(Baca Juga Berita Terkait: Ini Bedanya Myuran dan Andrew Saat Menghadapi Regu Tembak)

Dalam suratnya yang juga dikirimkan ke sejumlah media, Raji mengawali dengan salam kepada presiden yang merupakan pemimpin Indonesia dan ayah dari tiga orang anak.

Sama seperti Jokowi, Raji juga memiliki tiga orang anak. Satu perempuan dan dua orang anak laki-laki.

Ia memperkenalkan diri sebagai ibu yang anaknya telah dieksekusi pada Selasa, 29 April 2015, atas instruksi Jokowi.

Saat ini, Raji bercerita tengah mempersiapkan proses kremasi anaknya tersebut.

Namun sebelumnya ia ingin berbagi perasaan dan menceritakan bagaimana mendiang anaknya telah berubah menjadi manusia seutuhnya yang penuh cinta, cita, ingin terus hidup dan memberikan pelayanan untuk orang lain.

"I have made this letter open in the hope that it may help other people or their families, in some way as they sit and wait to order this death," tulis Raji dalam petikan suratnya.

Ia juga mengharapkan presiden mengerti namun bila tidak, ia mempersilakan agar surat ini diberikan pada istrinya yang dirasa lebih mengerti. Menurut Raji satu ibu untuk lainnya.

Halaman
12
Penulis: Eviera Paramita Sandi
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved