Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Desa Adat Mengwi Bangun Pasar Seni, Tampung 82 Pedagang Suvenir

Gedung satu lantai itu sudah diubah menjadi tiga lantai. Dalam kurun waktu dua bulan akan berfungsi sebagai Pasar Seni Desa Adat Mengwi.

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Tawa canda siswa-siswi SDN 2 Mengwi di samping kolam ikan Taman Ayun sudah tidak ada lagi.

Gedung SD yang berdiri megah itu sudah tidak terlihat.

Gedung satu lantai itu sudah diubah menjadi tiga lantai.

Dalam kurun waktu dua bulan akan berfungsi sebagai Pasar Seni Desa Adat Mengwi.

Kepala Operasional Pasar Desa Adat Mengwi, I Nyoman Suwarjana mengatakan, pasar ini akan menjadi satu-satunya pasar seni di Mengwi.

Desa Adat Mengwi memandang pasar seni sangat di butuhkan untuk pengembangan objek wisata Taman Ayun yang selalu mengalami kenaikan tingkat kunjungan.

Kepala Pelaksana Harian Objek Wisata Taman Ayun, I Made Suandi mengatakan jumlah kunjungan wisatawan melampaui target.

Tercatat rata-rata per hari 500 orang, namun pada kenyataannya, lebih dari 800 orang.

Hal ini menjadi latar belakang pembuatan pasar seni.

"Selama ini guide mengeluh tidak ada penjual barang seni. Menjawab keluhan, desa adat menggelontorkan dana Rp 75 juta, dan dibantu Pemkab Badung dan Pemprov Bali, baik dalam materi maupun konsep," ujar Suwarjana saat ditemui di rumahnya, Rabu (3/6/2015).

Saat Tribun Bali menyambangi proyek Pasar Seni Desa Adat Mengwi, pembangunan sudah berjalan 80 persen.

Sedikitnya akan ada 82 pedagang suvenir khas Bali akan dijual di pasar ini. 

Pasar yang dibangun di bidang tanah 15 x 30 meter persegi ini, kata Suarjana, tidak hanya untuk menampung pedagang barang seni, tapi juga menampung pedagang liar objek wisata Taman Ayun.

"Di Taman Ayun pedagang jajanan ringan sudah disiapkan stan. Tapi mereka tak mau menempati, karena kurang strategis, sehingga sering tak dapat jualan. Kami akan sediakan tempat di pasar seni, agar lebih strategis. Ini juga untuk mewujudkan Taman Ayun bebas pedagang acung," pungkasnya.

Seorang pedagang acung, AT (33), yang juga warga Desa Adat Mengwi mengatakan, pembangunan Pasar Seni Desa Adat Mengwi akan menjadi angin segar, bila prajuru desa, menepati janji akan menyediakan tempat untuk mereka.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved