Bali Paradise
Melihat 'Surga' di Puncak Gunung Agung, Seperti Ini Jalur Pendakiannya
Gunung Agung merupakan gunung tertinggi di Bali, tidak pernah dilewatkan oleh para pendaki ketika memutuskan datang ke Bali.
Penulis: Gunawan | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Kedua, tak tersedia mata air untuk keperluan selama tinggal di camp.
Dan alasan yang ketiga, barang-barang keperluan camping akan menambah beban untuk melewati jalur terjal menuju punjak.
Jalur Ekstrim, Kemiringan 70 Derajat

Medan pendakian Gunung Agung
Perjalanan dari jalur Pura Pasar Agung biasanya dimulai pukul 01.00 Wita. Pemilihan waktu ini dengan perhitungan, perjalanan memakan waktu sekitar 5 jam, di mana nanti ketika sampai di puncak akan tiba waktu sunrise.
Ditakutkan jika berangkat terlalu awal, pendaki akan tiba di puncak terlalu cepat, dan akan lebih lama kedinginan ketika menunggu sunrise.
Layaknya tempat yang memiliki ketinggian di atas 1.000 mdpl, tempat yang menjadi titik awal pendakian di jalur Pura Pasar Agung ini juga memiliki suhu yang dingin, yang bisa membuat tubuh menggigil.
Tempat ini memiliki ketiggian sekitar 1.500 mdpl.
Pendakian di mulai sekitar 50 meter dari pos, melewati sekitar 300 anak tangga menuju Pura Pasar Agung.
Pemanasan yang cukup menguras tenaga.
Setelah melewati ratusan anak tangga, kita akan sampai di pelataran Pura Pasar Agung yang cukup luas.
Para guide akan sembahyang terlebih dahulu beberapa menit. Ini adalah ritual wajib para guide atau para pendaki yang beragama Hindu.
Tujuannya untuk meminta keselamatan.
Setelah sembahyang, kita akan mulai memasuki trek sebenarnya.
Menyisir sisi barat pura, kita akan berjalan terus ke arah Utara untuk mencapai puncak.
Hutan hijau dengan trek tanah selebar 1,5 meter akan menemani perjalanan sekitar dua jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-pendaki-selfie-di-atas-gunung-agung_20150629_173325.jpg)