Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pungli KTP di Pelabuhan Gilimanuk Saat Arus Balik, Bayar Rp 50 Ribu

Dari sana terlihat, seorang penumpang mengeluarkan uang Rp 50 ribu dan menyerahkannya kepada petugas tersebut.

Tayang:
Penulis: Rizki Laelani | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Sejumlah penumpang saat diperiksa identitasnya di pos pemeriksaan KTP Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, Minggu (19/7/2015). 

Sutejo mengaku kepada petugas yang ada di dalam pos jaga hendak bekerja.

Sedangkan Nurkholis menyebutkan dirinya hanya akan bersilaturahmi dan dua hari kemudian akan kembali pulang ke Jawa Tengah. 

Tak hanya Nurhkolis dan Sutejo, sepasang muda-mudi yang turun dari bus Lorena pun terpaksa harus membayar uang lantaran tak memiliki KTP.

"Ia saya dimintai uang. Tujuan saya hanya berwisata dan tak akan menetap lama di Bali. Saya hanya diminta Rp 30 ribu saja," tuturnya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah penumpang yang tak memiliki KTP hanya diminta masuk ke dalam pos.

Tak berselang lima menit, penumpang tersebut keluar pos dan kembali ke dalam bus yang sebelumnya telah diperiksa petugas.

Mereka lolos dan bisa kembali melanjutkan perjalanan.

Arus balik pemudik memang sudah mulai memenuhi Pelabuhan Gilimanuk, yang menjadi satu-satunya penyeberangan Jawa-Bali.

Ratusan pemudik pun memenuhi pos-pos pemeriksaan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

Pemudik yang menaiki angkutan kendaraan berupa bus atau kendaraan travel juga melalui pemeriksaan ganda.

Selain melewati pos pemeriksaan yang dijaga oleh Satuan Brimobda Bali, penumpang yang masuk ke Bali juga diperiksa di pos pemeriksaan KTP.

Namun ternyata masih banyak oknum-oknum petugas yang "bermain" dengan melakukan pungutan liar (pungli) saat melakukan pemeriksaan KTP.

Mereka tidak memperlakukan aturan mengembalikan pendatang yang tidak dilengkapi KTP, tetapi mempersilakan masuk Bali dengan memberi uang pelicin.

Nilainya berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Posted by Tribun Bali on 20 Juli 2015

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved